foto0606

Menggenggam Peluang di Dunia Startup

Membangun suatu startup tak ubahnya mendirikan sebuah bisnis. Bedanya, startup lebih didominasi dengan terapan teknologi. Namun, layaknya membangun bisnis pada umumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antaranya, ide, peluang atau permasalahan, pendanaan, strategi, dan manajemen sumber daya manusia. Karena itu, Anda perlu tahu seluk beluk startup dengan mendalam.

Untuk memperdalam pengetahuan Anda mengenai dunia startup, sering-seringlah bergaul dengan sesama orang  yang berkecimpung di dunia startup. Anda bisa mengikuti #Startuptalkseries yang diadakan Etalase Bintaro (EBIN) bersama Prasetiya Mulya. Acara ngobrol dan sharing sambil ngabuburit bertema Are You The Next Startup? Ini digelar Jumat, 16 Juni 2017 nanti, di Maleo Yellow Coffee, Bintaro.  Ada pihak akademisi dan praktisi bisnis berpengalaman. Anda bisa mendapat info lebih lanjut pada pengumuman event di laman ini. Scroll ke bawah, dan klik iklannya.

Sebagai pemanasan, ketahui dulu hal-hal mendasar yang diperlukan ketika Anda ingin membangun startup.

Pertimbangan utama

Menyoal ide, tidak ada hal yang lebih penting dibandingkan ide dasar. Anda akan kesulitan membangun startup bidang apapun jika tidak ada ide yang muncul. Ide sudah ada? Pekerjaan belum selesai. Ide perlu diuji dan diteliti.

Lemparkan sejumlah pertanyaan untuk mengeksekusi ide. Berikut di antaranya, apakah ide ini menarik untuk dikembangkan sebagai bisnis startup? Apa yang membuat ide ini lebih unggul dibandingkan yang lain? Apakah ide ini dibutuhkan dan banyak peminatnya jika dikembangkan sebagai bisnis startup? Apa kelemahan ide ini sehingga risiko kegagalan bisa ditanggulangi?

Dari ide yang muncul, lihatlah peluang atau kebutuhan di masyarakat. Hindarilah berasumsi, sebaliknya lakukan observasi atau riset kecil-kecilan. Paling tidak, Anda perlu mengetahui potensi pangsa pasar dan perkembangannya, tantangan, saingan, peluang untuk bekerja sama, dan kecenderungan perubahan tren. Kumpulkan semua data dan informasi ini.

Mungkin Anda bertanya mengapa dan kenapa tidak ciptakan bisnis startup yang hanya sesuai tren saja. Jawabannya, informasi dan data yang Anda kumpulkan akan memudahkan dalam merancang strategi dan keputusan-keputusan lain dalam membangun startup. Kumpulan data dan informasi ini juga bisa menjadi basis dalam mengambil langkah tepat dan menghindari langkah yang salah dalam membangun startup.

Sebaliknya, bisnis startup yang hanya ikut tren akan sangat lemah. Ketika tren menghilang, bisnis startup pun bisa menyurut. Perkembangan bisnis pun tidak akan maksimal karena hanya sekadar mengikuti tren. Namun, jika bisnis startup dibangun matang dan mampu menjawab permasalahan mendasar di masyarakat, bisnis startup akan selalu dicari dan lebih bertahan.

Hal lain yang perlu diperhatikan

Layaknya membangun bisnis pada umumnya, mendirikan suatu startup pun perlu memikirkan aspek pendanaan. Anda perlu menyiapkan modal dan mengelola keuangan mulai dari pemasukan hingga pembiayaan dalam jangka waktu minimal 3 tahun. Prediksilah keuntungan, kerugian, dan potensi fluktuasinya.

Tak kalah penting adalah soal tenaga atau sumber daya manusia. Anda tidak hanya memerlukan pakar IT dalam membangun startup. Pemimpin yang cerdas, tenaga pemasar yang andal, pengatur keuangan, serta orang yang mampu memilih dan mengelola tenaga kerja adalah modal utama.

Menyoal peluang, banyak ide terpampang luas. Anda bisa memulai dari hobi, melihat tren dan fenomena perubahannya, atau menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. Cintailah hal yang Anda geluti, dan bisnis startup pun akan memberikan “balasan” berupa hasilnya untuk Anda.

Masih bingung? Yuk, sharing info sekaligus perluas networking Anda dengan para pelaku startup di acara #startuptalkseries nanti. Info lengkap whatsapp ke 081219831982 atau email: firna.wardhani@pmbs.ac.id. Tempat terbatas!

Comments

comments