foto0106

Melawan Rayap yang Menyerang Fondasi Rumah

Hewan kecil ini bila bersatu bisa merobohkan sebuah bangunan besar. Terutama bangunan yang memiliki fondasi dari kayu. Rayap adalah masalah yang sering muncul di rumah yang berada di daerah Bintaro. Jika Anda mulai jengkel dengan gangguan hewan ini, sebaiknya siapkan strategi untuk menghadapinya.

Kapan Anda perlu mulai merancang strategi? Jika Anda mulai melihat lubang-lubang kecil di pilar atau rangka atap rumah dan iring-iringan rayap. Bila Anda tak segera mencari cara mengatasinya, tinggal menunggu waktu saja fondasi kayu menjadi kerangka.

Rayap biasanya ada dua jenis, rayap kayu dan rayap tanah. Rayap kayu, seperti sebutannya biasanya menyerang kayu. Tanda fondasi atau rangka atap yang terkena rayap kayu antara lain berlubang kecil, muncul alur atau pendar kehitaman di sekitar rangka atap atau langit-langit, atau remah-remah atap kayu berjatuhan ke lantai.

Jika Anda menemukan kondisi semacam ini, sebaiknya awas. Sekali menyerang satu bagian, rayap bisa menyerang bagian atap lainnya tanpa Anda pernah tahu. Penyebaran rayap memang tidak bisa diduga. Namun, sekali terlihat tanda-tanda serangan rayap, tangani sesegera mungkin.

Jenis rayap tanah beda lagi. Rayap tanah biasanya muncul dari dalam tanah dan menembus lantai. Jika Anda menemukan alur hitam atau cokelat gelap di antara sekat-sekat lantai dan terbuat dari tanah, bisa jadi itu adalah jalur rayap. Tanda lainnya, alur hitam ini jika dipecah akan tampak seperti lorong mini.

Alur hitam kecokelatan ini juga bisa menjalar pada dinding rumah. Terkadang pula membentuk semacam menara kecil dari tanah dan mencuat dari dasar lantai rumah. Ini juga tanda-tanda serangan rayap. Anda pun perlu waspada. Sekali rayap tanah menyerang rumah, ada kemungkinan rayap tanah menyerang lagi jika tak segera ditangani.

Antisipasi dan penanganan

Sebaiknya lakukan pencegahan sebelum rangka atau fondasi rumah dari kayu diserang rayap. Caranya adalah dengan memastikan penyemprotan zat antirayap pada kayu merata. Lakukan penyemprotan zat antirayap setelah 2-3 tahun pada fondasi/rangka kayu untuk mencegah serangan rayap.

Atau Anda bisa menggunakan kayu yang tahan rayap, seperti merbau atau bengkirai. Kedua jenis kayu tersebut harganya masih cukup terjangkau dibanding kayu jati.

Kayu yang lembap menjadi incaran empuk rayap. Jadi, usahakan agar kondisi fondasi, pilar, atau rangka atap yang terbuat dari kayu selalu terjaga agar tidak terlalu lembap. Caranya bisa dengan mengatur sirkulasi udara yang baik dan memaksimalkan pencahayaan alami dari sinar matahari pada siang hari.

Jika muncul tanda-tanda kerusakan rumah akibat rayap, segera tangani. Telusurilah jalur rayap dan carilah sarangnya. Basmilah rayap hingga sarang-sarangnya. Buang dan ganti material kayu yang terserang rayap, apalagi jika kondisinya sudah sangat parah. Jika serangan masih sedikit, bersihkan bagian yang terserang rayap. Jemurlah kayu di bawah terik sinar matahari dan semprotkan zat antirayap.

Rayap tanah yang menyerang lantai pun harus segera ditangani. Caranya bisa dengan membersihkan alur-alur rayap di sekitar lantai dan dinding. Periksalah kondisi lantai, jika ada renggang atau rongga, sebaiknya segera tutup dengan semen. Atau jika kerusakan terlalu parah, terkadang pembongkaran lantai diperlukan. Sarang rayap bisa jadi ada di dalam tanah di bawah lantai rumah. Jadi, tangani masalah rayap ini dengan seksama.

Siapkan produk antirayap di rumah. Gunakan jika tanda-tanda serangan rayap mulai terlihat. Jika Anda tidak bisa menangani serangan rayap sendiri karena kerusakan rumah terlalu parah, panggillah ahlinya. Paling buruk jika serangan rayap menyebar ke berbagai lokasi. Anda pun perlu siap-siap renovasi. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments