foto1105_1

Pikir Matang Sebelum Membangun Rumah Kos

Bila Anda memiliki rumah berukuran besar dan jarang ditinggali, sayang bila tidak dimanfaatkan untuk mendapat penghasilan tambahan. Apalagi bila lokasinya strategis karena dekat dengan kampus dan area perkantoran. Bagaimana kalau rumah Anda diubah menjadi kos-kosan?

Dari segi prospek, rumah kos yang berlokasi strategis memang menarik. Apalagi jika ditambah dengan akses yang mudah dari jalan utama. Rumah kos semacam ini pastilah banyak dicari. Namun, mengubah rumah biasa menjadi rumah kos membutuhkan persiapan dan renovasi yang kompleks.

Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini sejumlah hal yang perlu dipikirkan dan ditangani ketika akan membangun atau mengubah rumah biasa menjadi rumah kos.

Ukuran

Luas area rumah dan luas bangunan rumah yang akan dijadikan rumah kos adalah patokan pertama. Berikutnya adalah ukuran kamar kos. Sebagai contoh, jika luas rumah Anda adalah 100 meter persegi. Luas kamar kos yang diinginkan adalah 3×3 atau 9 meter persegi dengan kamar mandi di luar/kamar mandi bersama. Jadi, jumlah kamar kos yang bisa disediakan adalah sekitar 9 kamar atau 81 meter persegi. Bagaimana dengan sisa ruang antara 81 dan 100 meter persegi? Anda perlu mengalokasikannya untuk akses atau lorong, kamar mandi, dan dapur. Luas area perlu ditambah jika Anda mempertimbangkan area cuci-jemur pakaian. Lakukan renovasi jika ruangan rumah kurang memadai jika dijadikan rumah kos.

Fasilitas

Ketersediaan fasilitas juga menjadi pertimbangan. Jika Anda berencana membangun rumah kos dengan tiap kamarnya memiliki kamar mandi (kamar mandi di dalam), berarti fasilitas kamar mandi perlu sebanyak jumlah kamar. Jumlah kamar mandi bisa bertambah jika ruang tamu atau ruang tunggu kos juga dilengkapi toilet atau kamar mandi. Fasilitas lainnya yang cukup umum adalah dapur bersama, ruang santai bersama, dan area parkir. Luas dan desainnya bisa Anda sesuaikan. Namun, pastikan agar ruang bersama tersebut cukup dan mampu mengakomodasi aktivitas para penghuni rumah kos. Area parkir juga perlu disesuaikan. Semakin banyak jumlah kamar kos, luas area parkir pun perlu semakin luas.

Energi

Bagi penghuni kos, kamar kos adalah “rumah mini”. Artinya, dalam kamar tersebut, penghuni kos akan melakukan beragam aktivitasnya. Anda pun perlu memperhitungkan kebutuhan daya listrik tiap kamar. Misalnya, jika 1 kamar disediakan daya listrik hingga 800 watt, maka total kebutuhan listrik untuk 10 kamar adalah 8.000 watt. Perhitungkan kebutuhan listrik ini per bulannya. Soal kebutuhan air juga perlu perhitungan sendiri. Semakin banyak jumlah kamar atau jumlah penghuni kos, kebutuhan airnya semakin tinggi. Perhitungkan seluruh biaya energi dan biaya perawatan sebagai salah satu dasar penentuan tarif kos.

Sumber daya manusia

Jika rumah kos mengambil sebagian dari rumah Anda dan jumlah kamar kos hanya sedikit, perawatan dan pembersihan sendiri cukup memungkinkan. Namun, jika kamar kos yang tersedia mencapai puluhan, Anda memerlukan pegawai khusus. Kebutuhan pegawai antara lain penjaga keamanan dan petugas kebersihan. Terkadang, sebagian rumah kos menyediakan jasa laundry. Pastikan Anda bisa memilih pegawai yang berkarakter baik. Pegawai atau petugas rumah kos yang berkarakter baik juga akan membuat para penghuni merasa nyaman. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments