foto5

Air Terjun dan Tebing di Pantai Jogan

Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, yang terkenal sebagai daerah karst yang gersang dan panas menyimpan eksotisme tersendiri. Pantai pasir putih yang bercumbu dengan laut biru toska ada di sana. Di antara beberapa pantai yang ada di daerah Gunung Kidul, ada satu pantai yang cantik namun masih jarang diketahui orang.

Pantai Jogan, sebutannya. Jarang sekali sumber tertulis yang menyebut asal-muasal pantai ini. Namun, ada kemungkinan sebutan “jogan” berasal dari bahasa Jawa “grojogan”, yang berarti air terjun. Air terjun ini tampak jelas terlihat jika Anda menjejakkan kaki di sana. Ada air sungai kecil yang mengalirkan arusnya ke arah laut. Pada pangkalnya, arus air ini berjatuhan, membentuk air terjun serupa tirai yang menyambut bebatuan karang dan menyatu dengan laut.

Ingin merasakan derasnya terjunan air ini? Titilah anak tangga di salah satu sisi tebingnya. Tarifnya murah, hanya Rp 3.000 saja. Tangga kayu ini akan mengantar Anda ke bawah tebing, lokasi air sungai yang bertumpahan dari ketinggian.

Air terjun serupa tirai.

Selanjutnya, biarkan percikan air ini membasahi tubuh Anda. Nikmatilah kesegarannya. Jika musim penghujan tiba, curahan air bisa sangat deras. Namun, jika hari sedang tidak hujan atau musim kemarau, air terjun ini tidak seberapa besar debit airnya.

Tidak perlu khawatir, air sungai dari kawasan berkapur ini cukup bersih. Jika tidak ingin bermain di bawah air terjun yang membentuk tirai, Anda pun bisa bermain air di sekitar batu karang atau di bibir laut. Anda bisa memilih waktu-waktu saat air laut surut. Misalnya, setelah pukul 06.00 dan 13.00 WIB.

Perjalanan panjang

Meskipun berlokasi di daerah administratif Provinsi Yogyakarta atau Jogja, bukan berarti Pantai Jogan mudah dicapai. Dari pusat kota Yogyakarta, Anda akan memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk menuju Kabupaten Gunung Kidul. Belum lagi ditambah lamanya waktu perjalanan untuk mencapai area pantai seperti Pantai Jogan.

Tebing pantai yang memesona.

Layaknya kawasan pegunungan dan dataran tinggi lainnya, daerah Gunung Kidul menawarkan petualangan yang menantang. Akses jalannya turun-naik dan berkelok-kelok. Perlu kemampuan berkendara tinggi, kehati-hatian, cermat membaca tanda lalu lintas, serta kesabaran ketika melintasi akses utama menuju sejumlah pantai di Gunung Kidul.

Namun, jerih payah akan terbayar begitu menemukan destinasi seperti Pantai Jogan ini. Tidak hanya keindahan pantai dengan tebing terjal dan air terjun dari aliran sungai yang Anda temui. Menyusuri salah satu jalan setapak di sisinya, Anda pun bisa bertualang ke area tebing yang lebih tinggi untuk menyaksikan sajian panoramik Pantai Jogan yang tak kalah elok. Terdapat pula gua alami, yang meskipun tidak seberapa panjang, tetapi sangat menarik untuk dijelajahi.

Bersantai di sekitar pantai sambil menikmati tiupan angin sepoi-sepoi di bawah pohon tusam pun tak kalah nikmat. Barangkali Anda pun bisa menjumpai rombongan kupu-kupu yang seolah berkonvoi di sekitaran pantai. Kupu-kupu bersayap kuning kehijauan ini menggoda untuk ditangkap, tetapi jangan. Biarkanlah mereka menari dengan riang di sekitaran Pantai Jogan.

Tempat santai sambil menikmati angin pantai.

Menurut petugas setempat, Pantai Jogan ini dibuka sejak pagi, kira-kira pukul 07.00 WIB. Pantai ini ditutup setelah matahari terbenam atau sekitar pukul 18.00-19.00 WIB. Pantai Jogan juga menawarkan gondola kayu buatan masyarakat setempat bagi Anda yang ingin menyeberang dari satu tebing ke tebing lainnya. Terdapat pula sejumlah spot foto yang unik. Temukanlah keindahan dan rahasia Pantai Jogan jika Anda bertualang ke Jogja. [KUL]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments