foto0205

Pindah Divisi, Berani?

Jenuh dalam pekerjaan adalah hal yang wajar. Namun daripada Anda buru-buru cari pekerjaan baru, lebih baik pertimbangkan untuk mencoba divisi yang berbeda di perusahaan yang sama. Siapa tahu Anda bisa lebih berkembang di sana.

Seperti yang dilakukan oleh Maria (42). Maria merasa tidak nyaman ketika harus pulang kerja mendekati tengah malam hampir setiap hari karena meeting dengan klien yang jadwalnya cukup ketat. Setelah beberapa tahun bekerja di bidang marketing, Maria pun memutuskan untuk berpindah pekerjaan ke bagian administrasi. Meskipun gajinya mengalami penyesuaian, Maria merasa lebih nyaman bekerja di bidang administrasi karena lebih banyak memiliki waktu luang.

Pindah profesi dalam sebuah perusahaan juga dilakukan oleh Dewi (28), karyawan bank swasta di Jakarta. Jenuh berprofesi sebagai auditor, Dewi menjajal peluang sebagai sekretaris kepala cabang bank di sebuah bank di Jakarta. Meskipun bidang tugasnya berbeda, Dewi merasa tidak ada kesulitan yang berarti dalam pekerjaannya. Dewi mengaku merasa lebih tenang dengan pekerjaannya saat ini.

Memang, pindah bidang tugas dengan berganti pekerjaan ke divisi yang berbeda dalam satu perusahaan sepertinya terdengar menarik. Namun kenyataannya seringkali berbeda dengan apa yang kita bayangkan. Untuk itu, ada beberapa hal yang sebaiknya jangan diluputkan.

Peluang

Sebelum berpindah ke divisi lain, pastikan dalam divisi tersebut tersedia peluang atau lowongan pekerjaan. Anda tidak mungkin memilih, misalnya divisi HRD/SDM yang memiliki karyawan berlebih. Peluang yang tersedia pun sebaiknya tidak jauh dari latar belakang pendidikan atau kemampuan yang Anda miliki.

Kemampuan

Untuk menjajal jenis pekerjaan baru, pastikan kemampuan Anda sepadan. Bagaimana jika kemampuan belum mumpuni? Tidak perlu ragu, Anda tentu perlu belajar lagi. Mempelajari hal yang baru dalam pekerjaan baru adalah hal yang lumrah, meskipun masih dalam perusahaan yang sama. Jangan takut untuk bertanya jika Anda masih ragu atau belum menguasai bidang tugas baru.

Adaptasi

Sebagai karyawan lama di divisi baru, mungkin Anda telah mengenal sebagian karyawan lainnya. Namun, bukan berarti penyesuaian diri tidak diperlukan. Terkadang, gaya pergaulan di divisi yang berbeda tidak sama dengan divisi lama. Tidak jarang pula, sistem kerja dan mekanisme kepengurusan administrasi di divisi baru berbeda dengan yang lama. Ini juga lumrah. Pada intinya, ketika Anda menjajaki pekerjaan baru di divisi berbeda, perlakukanlah diri sendiri layaknya karyawan baru. Ini saatnya Anda merendahkan diri dan mempelajari berbagai hal dari awal.

Dengan memperhatikan tiga hal tadi, Anda bisa bertahan di divisi baru tersebut. Siapa tahu divisi yang baru membuka peluang yang luas sehingga Anda bisa lebih berkembang. Lagipula tak ada salahnya memberikan tantangan pada diri Anda sendiri, sehingga nantinya Anda bisa melompat lebih jauh. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments