foto5

Pesan Kuning dari Cleveland

Warna kuning kerap dianggap sebagai perlambang keceriaan, suka cita, dan semangat. Namun, tidak banyak yang melirik warna ini. Bisa jadi karena warna ini seolah menyeruak dan menonjol dibandingkan warna lainnya. Sehingga hanya yang percaya dirilah yang berani mengangkat warna kuning. Salah satunya, Maleo Yellow.

Jangan salah sangka. Maleo Yellow ini bukanlah nama spesies burung. Jika Anda tengah berada di sekitar Jalan Maleo, Bintaro, temukanlah percik warna kuning di salah satu sisi jalan rayanya. Percik kuning ini berwujud meja kursi kayu yang tampak nyaman di depan dinding kaca. Sinar kehangatan memancar dari dalamnya.

Lantai dua pun serba kuning.

Kafe ini memang unik. Alih-alih mengambil nuansa monokromatik atau warna-warna logam dan tanah, warna kuning justru dipilih. Dendy Rindani (43), salah satu pendiri Maleo Yellow Coffee, menuturkan, sebenarnya tidak ada alasan khusus di balik penamaan Maleo Yellow Coffee. Karena rimanya terdengar menarik, kata “yellow” yang berarti kuning pun dipilih.

“Karena kami pakai kata yellow, jadi kami buat suasana kafe ini serba kuning atau yellow,” ungkap Dendy. Kuning pun menghiasi beberapa sisi dinding di Maleo Yellow di lantai 1. Lantai dua pun bernuansa kuning. Paduan gaya industrial dengan elemen logam dan kayu dalam nuansa kuning membuat kafe ini tampak atraktif. Belum lagi sudut-sudut sofa nyaman yang, seolah merayu setiap pengunjung untuk datang dan bersantai di dalamnya.

“Pengunjung Maleo Yellow bermacam-macam. Ada yang profesional muda, remaja yang pulang kuliah, atau ibu rumah tangga. Kami memang tidak menyasar pasar spesifik, Maleo Yellow terbuka untuk siapa saja,” kata Dendy lagi.

Memori tentang Cleveland

Maleo Yellow Coffee didirikan oleh Dendy bersama empat orang temannya. Dendy mengaku bertemu dengan keempat temannya ketika sama-sama kuliah di sebuah perguruan tinggi di Cleveland, Amerika Serikat. Kebetulan, kelimanya juga menggemari kopi.

Menyantap ikan dori sambal matah dengan pemandangan kota Cleveland malam hari.

Itulah sebabnya, di salah satu sisi dinding, Anda bisa menemukan beberapa quotes atau sejumlah kutipan yang menggambarkan suasana Cleveland, yang berlokasi di negara bagian Ohio, AS. Tidak hanya itu, di sudut lantai satu, sebuah pemandangan kota pada malam hari dengan lampu warna-warni menyala, lengkap dengan refleksinya di aliran air, tersaji. Itulah Cleveland pada malam hari. Sudut ini menjadi spot yang menarik bagi Anda penggemar selfie.

Menyebut kafe, apalagi dengan pendiri penggemar kopi, tentunya Anda tidak boleh melewatkan petualangan rasa di Maleo Yellow Coffee. Kafe ini menyajikan varian kopi lokal Indonesia serta beragam jenis kopi dari berbagai negara. Kebanyakan kopi yang disajikan adalah jenis arabika. Rasa asam yang kuat melekat pada lidah begitu mencicipi kopi hitam di Maleo Yellow. Jika Anda tidak ingin rasa asam yang mendominasi, Anda bisa memilih biji kopi yang sudah dihilangkan atau dikurangi zat asamnya. Cara penyeduhannya? Syphon, V60, atau French press, pengunjung boleh request.

Red velvet latte yang memanjakan lidah.

Minuman lainnya, red velvet latte yang merupakan perpaduan antara jus stroberi, cokelat, susu, dan sirup caramel adalah contoh yang menarik. Manis sekaligus gurih, bermain harmonis di lidah. Anda pun bisa mencicipi mocca latte atau beragam jus buah yang lebih ringan. Anda juga dapat membawa pulang racikan minuman di sini, yang dikemas di dalam botol.

Untuk makanan, pilihannya tak kalah beragam. Ada big breakfast yang pas untuk sarapan pagi ala Barat dengan sajian garlic bread, bacon sapi, sosis yang gurih, serta dua telur mata sapi yang dimasak sempurna sehingga lembut dengan kuning telur yang creamy. Fusion seperti spaghetti sambal matah dan nasi kuning dengan ikan dori goreng plus sambal matah pun tak kalah menarik.

Cold brew yang bisa dibawa pulang.

Jika penasaran dengan cita rasanya, datang saja ke Maleo Yellow Coffee di waktu senggang Anda. Siapa tahu sambil menikmati kopi yang diracik sempurna, Anda bisa mendengarkan live music dari musisi indie yang sesekali tampil di sana. [KUL]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments