foto1304

Cara Tepat Menangani Retak Rambut pada Dinding

Retak rambut pada dinding yang berbentuk memanjang dan bercabang-cabang bisa membuat jengkel. Meski tak terlalu berbahaya, sebaiknya atasi segera agar tampilan rumah kembali apik.

Jika Anda tak punya cukup dana untuk meminta bantuan tukang tembok, Anda bisa mencoba mengatasinya sendiri. Sebenarnya tak terlalu sulit asalkan Anda tahu triknya.

Kenali penyebabnya

Sebelum membetulkan dinding yang mengalami retak rambut, kenali dulu apa penyebabnya. Retak rambut dapat terjadi karena ada masalah dalam proses pembuatan tembok rumah. Beberapa penyebab retak rambut ini antara lain proses plester dilakukan saat kondisi cuaca mendung atau hujan sehingga tidak kering sempurna atau kualitas pasir dan semen atau material lainnya berkualitas buruk. Ini memicu retakan pada dinding.

Bisa juga karena kualitas cat buruk sehingga ketika digunakan cat tidak mampu menutup permukaan dinding dengan baik. Apalagi bila ditambah dengan elastisitas cat yang buruk. Proses pencampuran material seperti pasir, semen, dan air yang tidak sempurna juga bisa menyebabkan retak rambut.

Retak rambut juga bisa terjadi akibat pemilihan batu bata yang tidak tepat atau kondisi batu bata tidak pas ketika proses plester tembok berlangsung. Dapat juga karena saat mulai proses acian, plesteran tidak dibasahi terlebih dulu sehingga tidak melekat dengan baik.

Umumnya, retak rambut muncul akibat proses pembuatan dinding yang terburu-buru sehingga material yang dipilih tidak tepat, pengolahan material kurang sempurna, dan pelapisan dinding dalam kondisi yang tidak maksimal. Retak rambut ini bisa dicegah jika proses pembuatan dinding dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Perbaikan

Untuk menangani retak rambut ini tidak sesulit layaknya renovasi rumah. Namun, jika retak rambut timbul akibat adanya masalah pada fondasi bangunan, maka mau tidakmau renovasi harus dilakukan.

Untuk menangani retak rambut sederhana, sebaiknya bersihkan permukaan dinding yang mengalami retak rambut. Bukalah lapisan yang mengalami retak rambut dan sekitarnya lalu gosok dengan amplas  Basahilah dinding agar lebih lembap dengan cara menyemprotkan air atau mengelapnya dengan lap basah. Barulah setelah itu, bagian retak ditambal dengan semen khusus atau wallfiller. Diamkan hasil tambalan ini selama beberapa saat.

Jika penambalan menghasilkan lapisan kasar, amplaslah bagian ini hingga halus. Setelah permukaan halus, catlah bagian dinding yang sudah ditambal ini dengan cat dasar. Terakhir, lakukan pengecatan akhir. Sebaiknya pilih cat yang sama dengan cat keseluruhan dinding agar tidak terlihat belang. Namun, jika cat tembok memudar, Anda bisa mengecat ulang seluruh permukaan dinding. Dengan begitu, tampilan warna dinding akan sama dan terlihat lebih baru.

Perlu diingat, cara ini hanya berlaku untuk masalah retak rambut. Jika retak pada dinding terjadi akibat fondasi yang kurang baik, penanganannya beda lagi. Begitu juga jika retak rambut muncul gara-gara bencana. Misalnya, gempa bumi atau permukaan tanah yang tidak stabil atau rentan longsor. Pembenahannya sudah pasti akan lebih sulit dan memakan biaya yang lebih besar karena perlu memperbaiki fondasi rumah. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments