foto0804_2

Espresso Cube, Cara Lain Menikmati Espresso

Es batu rasa espresso, mungkin itulah istilah sederhananya. Namun berbeda dengan es batu yang hanya jadi pelengkap minuman, espresso cube justru adalah bintangnya.

Ya, sejumlah kafe di Jakarta dan sekitarnya menyajikan kopi dengan cara unik, yaitu membekukan espresso dalam cetakan es batu berbentuk kubus terlebih dulu. Begitu espresso membeku dan keras, kubus-kubus es espresso ini disajikan ke pengunjung kafe. Untuk mencairkannya dan agar espresso bisa dinikmati, biasanya kubus espresso ini perlu diguyur susu cair panas atau sirup.

Espresso yang awalnya keras dan beku ini pun akan mencair. Pekatnya espresso cair berpadu dengan putihnya susu akan menyuguhkan minuman dengan warna krem yang seolah bertekstur marmer. Tinggal aduk saja, biarkan perpaduan pahitnya espresso dan manis alami susu semakin bercampur. Hasilnya, secangkir minuman lezat akan tersaji di depan Anda.

Kafe-kafe

Di Jakarta, ada beberapa kafe yang menyajikan menu kopi dengan espresso cube. Misalnya, Cafe Milano di Mall Grand Indonesia. Minuman dengan espresso cube adalah milano iced latte. Sebelum dinikmati, jangan lupa menuangkan susu hangat ke atas kubus es espresso dalam cangkir.

Espresso cube dengan paduan susu panas yang tak kalah lezat bisa ditemukan di Coteca, kafe yang berlokasi di dekat Kampus Binus, Rawa Belong, Jakarta Barat. Dengan espresso beku yang sangat kental ketika cair, paduan susu hangat di dalamnya sukses membuat menu cotecube ini sangat nikmat.

Jika tidak ingin jauh-jauh ke Jakarta, Anda bisa melaju ke kawasan BSD atau Gading Serpong. Banyak kafe yang menyajikan espresso cube di sana. Salah satunya, Asagao Coffe House. Kafe yang lekat dengan unsur Jepang ini menyajikan minuman kopi dingin yang disebut kori kohi. Espresso beku dengan guyuran susu hangat serta tambahan sirup hazelnut ini perlu dicicipi, terutama bila Anda penyuka rasa manis.

Di Bintaro pun ada kafe yang menyajikan minuman dengan espresso cube. Minuman ini cocok dinikmati bersama teman-teman sambil nongkrong dan mengobrol santai di sore hari atau akhir pekan. Di Kafe Manyar, Anda bisa menikmati minuman ini. Cocok bagi penikmat kopi pemula karena espressonya tidak begitu pekat.

Pilih sesuai selera

Meskipun sama-sama menggunakan espresso cube, cita rasa minuman kopi di kafe-kafe di atas berbeda-beda. Mungkin Anda pernah mencicipi rasa kopi yang kental rasa asamnya atau justru rasa kopinya ringan. Perbedaan cita rasa ini tergantung dari sejumlah bahan.

Pertama, jenis kopi yang digunakan. Espresso yang terbuat dari atau banyak menggunakan biji kopi robusta tentu berbeda dengan espresso yang menggunakan komponen biji kopi arabika. Asal biji kopi juga menentukan cita rasa espresso. Kopi gayo dengan kopi flores bajawa mempunyai karakteristik rasa yang berbeda di lidah pencinta kopi.

Kedua, cara penyeduhan kopi. Espresso bisa dibuat dengan mesin espresso khusus. Namun, ada beberapa tehnik penyeduhan kopi seperti french press, syphon, dan drip V60. Ketiganya menghasilkan rasa yang berbeda jika Anda terbiasa menikmati varian kopi. Tingkat kepekatan kopi pun akan memengaruhi hasil espresso beku.

Ketiga, proporsi antara kopi dan susu. Jika komponen espresso beku lebih banyak, cita rasa kopi jelas akan lebih intens. Namun, jika campuran susu lebih banyak, rasa kopi pun akan lebih ringan. Lain lagi jika Anda menambahkan sirup karamel, gula cair, atau tambahan sirup lainnya, cita rasanya pastilah akan berbeda. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Nikikula

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments