foto2703

Keuntungan Berinvestasi Emas

Logam mulia, seperti emas, cukup seksi untuk dijadikan investasi. Karena meski keuntungannya tak akan seberlipat bila sukses bermain saham, namun bisa memberikan ketenangan karena nilainya yang relatif selalu naik.

Lalu emas seperti apakah yang layak jadi investasi? Sejak zaman nenek moyang, emas dianggap sebagai salah satu penanda kekayaan. Mengenakan perhiasan emas pun bernilai gengsi. Namun, pada masa kini, emas dalam bentuk batanganlah yang jadi incaran investasi.

Sebelum berburu emas batangan, sebaiknya simak kelebihan dan kekurangan investasi emas ini.

Kelebihan investasi emas

Keunggulan emas adalah nilai investasi awalnya yang tidak terlalu mahal dan besarannya bisa dipilih sesuai keinginan. Secara umum, investasi emas memang sedikit lebih mahal dibandingkan reksadana. Harga satu gram emas saat ini adalah sekitar Rp 580.000 dengan nilai yang terus berfluktuasi. Meskipun nilai emas bisa mengalami kenaikan atau penurunan harga, nilainya cenderung stabil. Artinya, harga emas tidak akan merosot terlalu jauh atau melejit naik terlalu cepat.

Namun, bila disimpan dalam jangka waktu cukup lama, nilai emas cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Untuk itu, jika berminat untuk investasi emas, produk investasi ini cocok untuk jangka panjang atau 3 tahun ke atas. Anda bisa mengumpulkan investasi emas sedikit demi sedikit, misalnya setiap 3 bulan sekali. Simpanlah kira-kira selama 3 tahun untuk mendapatkan hasil investasi yang lumayan.

Dalam berinvestasi, Anda pun tak harus membeli emas berukuran 500 gram ke atas. Anda bebas menentukan jumlah untuk investasi emas. Namun, untuk pemula, investasi emas bisa dimulai dari 5 gram karena terkadang bagi sebagian orang, nilai investasi 1 gram emas terlalu kecil. Selain itu, bila membeli emas dalam jumlah lebih banyak, harganya akan lebih murah. Jadi, semakin berat emas yang Anda beli, potongan harganya akan semakin besar sehingga lebih ekonomis.

Keunggulan investasi emas lainnya adalah tidak dikenai pajak. Tidak hanya itu, emas juga mudah dicairkan. Karena nilainya tidak begitu besar, emas bisa dibeli dan dijual lebih cepat. Anda bisa membeli emas ketika nilainya sedang murah lalu menjualnya begitu nilai emas mengalami kenaikan. Cara lainnya, Anda bisa mendiamkan simpanan emas hingga beberapa tahun, kemudian baru menjualnya.

Beli dan simpan yang benar

Untuk membeli emas bersertifikat yang terjamin, Anda bisa membelinya di Antam. Jika kantor Antam terlalu jauh, Anda bisa membeli emas di Pegadaian terdekat. Jangan salah, Pegadaian memang tak hanya melayani urusan menggadaikan barang. Anda pun bisa melakukan jual-beli emas di sini. Bahkan, harga jual emas di Pegadaian bisa lebih tinggi dibandingkan tempat penjualan emas lainnya.

Bagaimana cara menyimpan emas? Barangkali ini yang menjadi pertimbangan Anda. Emas bisa disimpan sendiri. Jika Anda membeli emas ukuran 1-10 gram, ukuran batangan emas ini cukup kecil sehingga mudah disimpan. Namun, ketika Anda mulai mengumpulkan emas dalam jumlah yang semakin banyak, sebaiknya pertimbangkan untuk menyediakan wadah penyimpanan khusus.

Solusinya bisa dengan menyewa brankas di bank. Selain emas, Anda bisa menyimpan surat-surat berharga di brankas bank. Akan tetapi, menyewa brankas di bank memang tidak gratis. Ada biaya sewa tahunan untuk brankas dan besarannya bisa bervariasi untuk tiap bank. Untuk itu, sebaiknya bandingkanlah biaya sewa brankas antarbank terlebih dulu. Agar tak merugi, sewalah brankas ketika jumlah investasi emas yang dikumpulkan telah cukup untuk menutup biaya sewa brankas tahunan. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments