ilustrasi2303

Cerdas Menghias Teras

Teras adalah sampul depan rumah. Kesan pertama tentang pemilik hunian biasanya akan terlihat ketika seseorang menginjakkan kaki di teras depan rumah.

Sayangnya, garda depan rumah ini kerap kurang dipedulikan. Banyak orang yang kurang menyadari kalau teras rumah layaknya karpet merah untuk menyambut datangnya tamu. Karena itu harus ditata dengan cermat seperti isi rumah.

Daya tarik teras bermula dari desain. Akan tetapi, bukan berarti desain jadi penentu segalanya. Desain teras juga dipengaruhi oleh gaya dalam hunian. Misalnya, jika Anda menginginkan gaya etnik dan klasik, elemen dekoratif seperti ukir-ukiran bisa mewarnai teras Anda.

Lalu, bagaimana caranya agar teras tampil lebih apik? Tentunya tak sekadar menempatkan kursi santai dan menghiasnya dengan taman. Ada hal lain yang perlu diperhatikan seperti berikut ini.

Kebersihan

Faktor mutlak penentu daya tarik teras adalah kebersihan. Sekalinya kotor, teras tak menarik lagi, bahkan terkesan dekil. Masalahnya, kondisi cuaca yang belakangan ini sering hujan sangat mudah membuat teras terkena tempias atau cipratan air hujan, ditambah percikan lumpur. Untuk mengatasi hal ini, tidak ada cara lain kecuali lebih rajin membersihkan rumah, terutama bagian teras.

Saluran air

Bagian atap teras umumnya didesain menonjol ke depan atau terpisah dari atap utama rumah. Sekali lagi, karena hujan kerap mengguyur berbagai wilayah Indonesia, sebaiknya perhatikan limpahan air dari atap teras. Sediakanlah saluran air di sekitar teras untuk membantu mengalirkan air curahan dari hujan.

Nomor rumah

Hal ini juga kerap luput dari perhatian. Seringkali banyak orang berpikir mencantumkan nomor rumah pada pagar sudah cukup. Padahal, nomor di bagian pagar rumah sering tidak lengkap. Agar para tamu lebih mudah menemukan rumah Anda, sebaiknya berikan nomor rumah pada bagian teras. Agar tampak lebih cantik, Anda bisa memilih papan nomor dengan desain unik.

Pemilihan warna

Sebenarnya, pemilihan warna utama untuk teras bebas, sesuai selera. Namun, usahakan agar tetap senada dengan bagian dalam hunian. Misalnya, jika bagian dalam rumah Anda bernuansa pastel, teras pun demikian juga. Cara ini juga akan lebih memudahkan Anda dalam menata teras dibandingkan jika harus menciptakan konsep baru lagi.

Jenis tanaman

Sebaiknya hindari tanaman yang berduri tajam sebagai penghias bagian teras, seperti mawar, bougainville, dan kaktus. Duri-duri pada tanaman ini bisa mengenai tamu atau penghuni yang kerap beraktivitas di teras. Pilih tanaman yang lebih ramah seperti sri rejeki, lidah mertua, dan wijaya kusuma.

Elemen dekoratif

Pemilihan furnitur untuk teras biasanya lebih simpel agar tidak mengganggu akses dari dan menuju ruang tamu. Namun, tampilan furnitur saja mungkin kurang istimewa. Anda bisa menambahkan aksen bantal warna-warni di atas kursi teras. Letakkan kain favorit di sandaran kursi. Selain mempercantik, kain berupa selimut tipis atau pashmina ini dapat menghangatkan tubuh Anda ketika ingin bersantai di teras saat malam hari. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments