ilustrasi0903

Sehat Berawal dari Kamar Tidur

Ketika kamar tidur tak bisa membuat Anda nyaman beristirahat, segera tilik penyebabnya. Semakin cepat Anda perbaiki, semakin cepat Anda pulih dan bersemangat kembali.

Setelah tidur enam jam, seharusnya saat bangun tubuh lebih segar dan bersemangat. Jika badan terasa tak enak ketika bangun tidur, permasalahannya bisa jadi ada pada kamar tidur Anda.

Kamar tidur yang sehat idealnya memiliki penerangan yang cukup saat beraktivitas pada siang dan malam hari. Saat tidur, penerangan yang redup diperlukan untuk meningkatkan kualitas jam istirahat. Sebaiknya penerangan kamar tidur pada siang hari berasal dari cahaya matahari. Paparan sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan dapat mengusir kelembapan serta mematikan virus, kuman, dan bakteri dalam kamar. Virus flu pun tidak berkembang biak jika paparan sinar matahari melimpah dalam kamar setiap hari.

Tidak hanya itu, kamar tidur pun sebaiknya memiliki ventilasi untuk menjaga sirkulasi udara dan mengusir kelembapan dalam ruangan. Namun, jika kamar tidur tidak memiliki ventilasi, cobalah sesekali membuka jendela agar pergantian udara terjadi. Bukalah jendela pada pagi hari saat udara masih segar dan minim polusi.

Hal yang tidak boleh terlupakan adalah masalah kebersihan. Berikut ini adalah sejumlah inspirasi dari Huffingtonpost.com.

Seleksi dan tata

Agar ruangan terasa lebih lega, lapang, dan mudah dibersihkan, sebaiknya singkirkan barang-barang yang tidak diperlukan. Misalnya, kardus-kardus, nota pembelanjaan, dan perangkat elektronik yang telah rusak. Pilah antara barang yang sudah tidak terpakai dengan barang-barang yang masih bisa didaur ulang. Usahakanlah barang-barang yang masuk ke dalam tempat tidur adalah barang-barang yang benar-benar penting dan perlu.

Pembersihan teratur

Debu adalah masalah utama dalam kamar tidur. Untuk itu, janganlah malas membersihkan area tempat tidur setiap hari. Apalagi jika Anda memiliki alergi pada debu atau memiliki gangguan asma. Biasakanlah membersihkan kamar tidur setiap hari. Jangan lupakan sudut-sudut di kusen jendela atau belakang pintu serta pojokan lantai yang kerap menjadi sarang debu. Gantilah tirai atau gorden secara berkala, wajah kamar makin indah, debu yang tertinggal pun berkurang.

Ramah lingkungan

Kita dengan mudah bisa membeli produk pembersih lantai atau detergen. Namun, jika ingin lebih ramah lingkungan, Anda pun bisa membuat produk pembersih sendiri. Misalnya, menggunakan campuran jeruk nipis dan air atau minyak esensial seperti minyak cengkeh untuk membasmi kuman. Pengharum ruangan alami pun bisa terbuat dari kulit jeruk yang diletakkan di sudut ruangan atau bunga melati dalam wadah kecil.

Tempat tidur bersih

Jika wajah mudah berjerawat di bagian sisi kanan atau kiri, bisa jadi ini akibat sarung bantal yang jarang diganti. Untuk itu, gantilah sarung bantal secara teratur. Begitu juga jika badan mudah gatal-gatal ketika berbaring di tempat tidur, inilah saatnya mengganti sprei. Sprei dan sarung bantal yang bersih tidak hanya membantu mencegah permasalahan kulit, risiko bakteri dan kuman yang berkembang biak di area kasur pun semakin berkurang. Rutinlah menjemur bantal, guling, dan kasur di bawah terik matahari. Selain semakin nyaman digunakan, cara ini dapat membantu memusnahkan virus, kuman, dan bakteri yang mungkin tertinggal di kasur dan bantal. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments