ilustrasi0803

Jalan Mulus Mendapat Beasiswa

Pesaing untuk mendapat beasiswa, apalagi yang bergengsi tidaklah sedikit. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan agar dapat meraih beasiswa.

Pendidikan memang tidak murah. Apalagi bila ditempuh di luar negeri. Namun ada cara agar biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban, yaitu dengan mencari beasiswa. Banyak lembaga-lembaga yang memberikan beasiswa bagi dalam maupun luar negeri.

Namun memang tidaklah mudah mendapatkannya. Persaingan mendapatkan beasiswa seringkali melunturkan semagat. Bayangkan saja, kuota beasiswa hanya tersedia untuk 80 orang, tetapi jumlah pendaftar bisa mencapai 2.000 orang.

Untuk menyiasatinya, Anda perlu trik-trik jitu untuk mencari alternatif lain.

Kontak langsung

Mencari beasiswa lewat lembaga pemberi beasiswa kemungkinan gagalnya cukup besar. Jika sudah menetapkan pilihan pada satu program studi di suatu perguruan tinggi di negara tertentu, Anda bisa menjajal dengan cara lain, yaitu menghubungi perguruan tinggi yang dituju atau mengontak dosen  melalui surel atau e-mail.

Sari (33), sempat mengalami kegagalan ketika mendaftar sebagai penerima beasiswa di salah satu perguruan tinggi di negeri Kanguru. Atas saran temannya, ia mencoba menghubungi langsung dosen di kampus yang dituju.

Awalnya, ia mencari informasi di mesin pencari tentang perguruan tinggi di Australia beserta nama dosen yang sesuai dengan fokus studinya. Ia pun mengirimkan email ke dosen tersebut.

Di dalam email ia mengutarakan ketertarikannya pada suatu bidang studi. Sambil melampirkan proposal rencana risetnya. Sekaligus ia menanyakan beberapa hal tentang topik yang akan ia pelajari dan kemungkinan untuk masuk perguruan tinggi yang dimaksud.

Sari beruntung karena respon dosen itu positif. Ia mendapat rekomendasi dari dosen untuk berkuliah dengan beasiswa. Taktik ini juga bisa Anda tiru. Carilah dosen yang berfokus pada studi yang ingin Anda pelajari. Cobalah berdiskusi dengannya dan cobalah mengirimkan rencana riset. Jika dosen tersebut tertarik, siapa tahu Anda bisa seperti Sari.

Tetapkan negara tujuan

Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapat beasiswa dari lembaga pendidikan suatu negara bila negara tersebut memiliki ketertarikan spesifik, misalnya Australia. Pemerintah Australia melalui sejumlah lembaga penyalur beasiswa juga memberikan kesempatan besar untuk pelajar Indonesia yang berprofesi sebagai pegawai pemerintah. Karena itu, jalan untuk mendapat beasiswa adalah bekerja lebih dulu di lembaga pemerintahan. Pegawai-pegawai lembaga swadaya masyarakat juga memiliki peluang lebih besar untuk mendapat beasiswa.

Satu lagi taktik yang bisa Anda terapkan adalah mencari negara tujuan yang tak terlalu banyak peminat, misalnya Rusia, Taiwan, atau Tiongkok. Anda juga bisa mencari universitas-universitas yang tak terlalu ternama namun memiliki rekam jejak pendidikan yang cukup berkualitas.

“Personal statement”

Sebutan lainnya adalah motivation letter. Surat yang berisi ulasan pendek tentang diri sendiri dan motivasi belajar ini sangat penting. Dalam uraian singkat, Anda perlu menggambarkan diri Anda, fokus perhatian/pandangan yang relevan dengan bidang studi, serta ulasan yang menggambarkan kemampuan pribadi. Meskipun pendek, Anda perlu menyusun sebaik-baiknya. Melalui personal statement ini, perguruan tinggi di luar negeri bisa menerima atau menolak calon pelajar.

Agar motivation letter ini baik, Anda perlu tahu mengenai jurusan yang ingin Anda ambil. Apa yang menarik dari program tersebut menurut Anda. Dan yang terpenting, Anda harus memiliki passion terhadap bidang yang Anda pilih. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments