ilustrasi0503

3 Alasan Sebaiknya Bawa Bekal Saat Liburan

Bawa koper isinya makanan? Nggak usah malu. Membawa bekal sendiri ketika berlibur justru akan membuat Anda merasa lebih tenang. Berikut alasannya.

Pertama, membawa bekal sendiri saat berwisata akan lebih menghemat biaya. Bujet liburan biasanya difokuskan pada biaya transportasi dan akomodasi, belum ditambah tiket masuk ke tempat wisata. Semakin banyak jumlah anggota keluarga, semakin banyak pula alokasi biayanya. Jika dari alokasi biaya ini dipotong biaya konsumsi di lokasi wisata, penghematannya akan lumayan.

Sebagai contoh, Anda ingin mengajak pasangan dan 2 anak ke theme park. Bujet untuk bahan bakar atau BBM adalah Rp 300.000. Harga tiket masuk per orang Rp 150.000 dikalikan 4, totalnya adalah Rp 600.000. Bujet untuk konsumsi (tanpa bekal) adalah Rp 500.000. Beli suvenir Rp 300.000. Total seluruh bujet untuk liburan adalah Rp 1,7 juta.

Jika Anda membawa bekal sendiri, maka akan ada pemotongan sekitar Rp 500.000 sehingga bujet liburan hanya menjadi Rp 1,2 juta. Jika ada aktivitas pembelian bahan makanan untuk memasak, biayanya hanya sekitar Rp 100.000-Rp 200.000. Ini jauh lebih murah dibandingkan membeli makanan di tempat wisata, yang harganya biasanya lebih mahal dibandingkan makan di rumah makan atau restoran.

Kedua, makanan bekal sendiri lebih terjamin. Karena bekal dimasak di rumah, Anda bisa melihat dan memeriksa sendiri segi kebersihan dan kesegaran bahan seperti sayuran, bumbu, dan daging-dagingan. Proses pengolahannya pun diawasi. Anda tidak perlu khawatir ada bahan tambahan yang membahayakan kesehatan karena semua makanan diolah sendiri. Apalagi bila salah satu anggota keluarga memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

Karena diolah sendiri, Anda juga bisa menentukan menu yang sehat. Misalnya, mulai dari nasi yang dimasak dengan tingkat kematangan yang pas, sayuran hijau, lauk pauk yang kaya protein, hingga buah-buahan segar yang mengandung vitamin. Proses pengemasan makanan pun baik dan rapat karena Anda pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga tercinta.

Ketiga, bebas memilih menu. Meskipun komposisi nutrisi dalam tiap makanan diperhitungkan, Anda dan keluarga akan leluasa dalam memilih menu. Anak-anak bisa menentukan sajian pencuci mulut seperti puding dengan isian buah segar atau memilih lauk ayam goreng. Atau bisa juga meracik sambal favorit keluarga untuk dibawa sebagai bekal piknik. Karena menu untuk bekal adalah pilihan sendiri, tidak perlu khawatir bekal makanan akan tersisa.

Persiapan lainnya

Hal yang tidak boleh terlupa adalah pengemasan makanan. Sebaiknya pilih wadah yang rapat dan bersih. Jika kemasan makanan sudah lama disimpan dan jarang digunakan, sebaiknya cucilah terlebih dulu dan lap hingga bersih dan kering. Barulah setelahnya, wadah makanan bisa digunakan.

Jangan lupa, bawalah peralatan makan yang ringan dan tidak mudah pecah. Mulai dari piring, gelas, sendok, dan garpu. Untuk bahan peralatan makan ini, Anda bisa menggunakan peranti dari plastik yang berkualitas (food grade) atau karton khusus untuk kemasan makanan.

Tidak hanya bekal saat berada di tempat wisata. Jika Anda mengajak anak-anak, bekal selama perjalanan pun perlu disiapkan. Anda bisa membawa camilan ringan dan air minum. Pilih camilan yang bernutrisi seperti buah potong dan kacang-kacangan. Taruhlah dalam wadah kecil yang tidak mudah tumpah.

Perlu diingat, tidak semua tempat wisata menyediakan area untuk menggelar tikar dan menyantap bekal. Anda perlu mengetahui karakteristik lokasi wisata yang dituju dan ketentuannya. Jika area wisata tidak memperbolehkan untuk menyantap makanan bekal, Anda pun perlu mencari lokasi lainnya seperti di dalam mobil dengan pintu dan jendela yang dibuka untuk mencegah bau pada mobil. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments