ilustrasi1702

Bebas Kanker dengan Makanan Tepat

You are what you eat. Apa yang Anda makan bisa menentukan besar kecilnya risiko Anda terkena kanker. Penuhi piring Anda dengan makanan yang bisa mencegah kanker.

Memang, sih, sampai saat ini belum ada yang bisa mengetahui penyebab pasti penyakit kanker. Namun meski masih banyak silang sengketa, para ahli kesehatan sepakat, penerapan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, bisa menurunkan risiko kanker.

Sedangkan gaya hidup yang tidak sehat, seperti  kurang aktivitas fisik atau olahraga, stres, merokok, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, dan konsumsi makanan yang tidak sehat, bisa menjadi undangan bagi penyakit kanker. Karena itu, agar hidup Anda bebas dari kanker, hindari makanan yang berpotensi memicu kanker, misalnya makanan yang mengandung banyak pengawet, pewarna buatan, makanan yang dibakar, dan makanan yang digoreng menggunakan minyak goreng bekas pakai berkali-kali.

Sebaliknya, beberapa makanan tertentu diyakini bisa menurunkan risiko kanker. Situs web Canceractive.com mengungkap sejumlah makanan yang bisa membantu mencegah risiko kanker.

Pertama, ikan-ikanan yang kaya kandungan omega-3. Termasuk jenis ikan di dalamnya adalah ikan-ikanan yang ditemukan di perairan laut dalam, seperti makerel dan salmon. Kandungan omega-3 dan vitamin A di dalamnya membuat sumber pangan ini tidak hanya membantu mencegah risiko kanker, tetapi juga menyumbangkan gizi yang cukup untuk tubuh.

Kedua, biji-bijian. Contoh jenis biji-bijian yang kaya manfaat adalah biji bunga matahari dan biji labu. Kedua jenis biji-bijian ini bisa dikonsumsi dalam bentuk kering semacam kwaci. Biji bunga matahari mengandung vitamin E yang cukup tinggi dan kaya mineral penting seperti selenium dan seng (zinc). Seperti biji bunga matahari, biji labu juga kaya akan vitamin E. Vitamin E ini dikenal dapat mendukung daya tahan tubuh dan bersifat antioksidan.

Ketiga, kacang-kacangan. Jenis kacang-kacangan sangat beragam, mulai dari kacang tanah, kacang bogor, hingga kedelai. Kacang-kacangan umumnya mengandung selenium yang bersifat antikanker dengan konsentrasi cukup tinggi. Demikian juga dengan jenis buncis atau kacang kedelai yang dapat membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas inilah yang oleh beberapa ahli kesehatan disebut-sebut sebagai salah satu penyebab sel tubuh tumbuh tak terkendali dan menjadi kanker.

Keempat, sayuran hijau. Jenisnya sangat banyak, mulai dari bayam, kangkung, daun kacang panjang, hingga brokoli. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya sangat penting untuk membantu memerangi radikal bebas dan menjaga daya tahan tubuh secara umum.

Kelima, sayuran yang berwarna kekuningan dan kemerahan. Contohnya adalah wortel dan tomat. Sayuran yang berwarna kuning hingga kemerahan, termasuk juga oranye, umumnya mengandung zat antioksidan yang cukup tinggi. Kandungan penting dalam jenis sayuran ini adalah karotenoid dan likopen. Bagaimana dengan bumbu? Bumbu seperti kunyit yang berwarna oranye juga dapat membantu mengurangi risiko kanker karena mengandung zat curcumin.

Keenam, bawang putih. Jangan anti dengan aromanya yang aduhai. Bumbu beraroma menyengat ini ternyata bermanfaat untuk mencegah kanker. Telah lama bawang putih dikenal sebagai bumbu yang dapat membantu membunuh mikroba dan bakteri berbahaya. Di sisi lain, bawang putih juga bersifat antiradang.

Jika Anda ingin menerapkan pola hidup sehat dan terhindar dari risiko kanker, cobalah banyak mengonsumsi makanan tersebut. Namun, aturlah dengan komposisi porsi makanan sehat dengan tidak melupakan asupan makanan sumber karbohidrat, protein, dan lemak. Lengkapi dengan aktivitas fisik secara teratur agar metabolisme lancar dan daya tahan tubuh meningkat. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments