foto1502

Bangun Karakter Positif Anak dengan Cara Simpel Ini

Beberapa hal sederhana yang dilakukan sehari-hari bisa membentuk karakter positif pada anak. Langkah sederhana ini mungkin sering luput dari perhatian Anda.

Ya, menjadi orangtua memang tidak mudah. Apalagi karakter tiap anak berbeda-beda, meski mereka saudara sekandung, sehingga membutuhkan penanganan yang tidak sama. Jangan ciut hati, Anda tetap bisa belajar setahap demi setahap.

Membentuk anak agar berkepribadian positif memang bukan tugas para guru di sekolah. Sebagai orangtua, Anda perlu terjun langsung dalam membimbing anak. Berikut ini adalah cara-cara mudah dalam mendidik anak agar memiliki karakter positif yang paling dasar.

Mandiri

Agar anak lebih mandiri, biarkan anak bereksplorasi dan mempelajari hal-hal baru. Hindari sikap sering melarang anak hal-hal tertentu. Melarang anak akan membuat anak merasa terkekang dan tidak berdaya. Untuk itu, ciptakan suasana dalam rumah yang aman untuk anak. Di luar rumah, kondisikan agar lingkungan sekitar aman untuk anak-anak dalam bermain. Singkirkan atau tutup benda-benda yang bisa membahayakan anak. Misalnya, stop-kontak atau paku yang mencuat pada furnitur.

Hindari bersikap terlalu posesif pada anak. Kemampuan anak memang berbeda dengan orang dewasa. Namun, jika anak sedang mempelajari sesuatu, biarkanlah mereka mencobanya. Misalnya, memegang sendok-garpu saat belajar makan. Meskipun berceceran, biarkan anak yang masih balita mencoba makan sendiri.

Tanggung jawab     

Cara paling mudah mendidik tanggung jawab pada anak adalah dengan merapikan mainannya sendiri setelah bermain. Berikan pemahaman pada anak, jika mereka menggunakan koleksi mainannya, mereka jugalah yang harus merapikan setelah bermain. Setelah anak bisa melakukan tanggung jawab sederhana, berikan tanggung jawa yang lebih besar.

Anda juga bisa menggunakan hewan peliharaan seperti ikan, kucing, dan anjing untuk membangun rasa tanggung jawab pada anak. Ajaklah anak untuk memberi makan hewan peliharaannya secara teratur. Selain itu, ajarkan anak merawat hewan peliharaannya seperti menguras akuarium atau memandikan anjingnya sendiri.

Menghargai orang lain

Biasakanlah mengajarkan anak untuk membantu orang yang sedang kesusahan. Misalnya, mintalah anak untuk membawakan barang belanjaan nenek. Demikian juga ketika bermain dan teman anak terjatuh dan tidak bisa berdiri sendiri, ajarkan anak untuk segera membantu temannya.

Sebaliknya, jika anak menerima suatu pemberian, ajarkan anak untuk mengucapkan terima kasih. Ajarkan anak untuk mengucapkan terima kasih juga ketika ia mendapatkan pertolongan dari orang lain. Ucapan terima kasih adalah bentuk penghargaan paling sederhana untuk orang lain.

Disiplin

Mengajak anak untuk bangun pagi-pagi dan tidak terlambat ketika berangkat sekolah adalah contoh disiplin yang bisa diterapkan sehari-hari. Cara lainnya adalah membuat peraturan yang disepakati bersama antara orangtua dan anak. Misalnya, belajar setiap malam pada pukul 19.00-21.00 WIB setelah sorenya puas bermain. Usahakan untuk konsisten pada peraturan yang telah dibuat. Anda juga bisa menerapkan sistem reward dan punishment sederhana. Sebagai contoh, tidak boleh memainkan ponsel jika anak bandel tidak mau belajar.

Berikan contoh

Anak adalah peniru nomor satu. Orang terdekat yang ditirunya adalah orangtuanya sendiri. Jadi, jika ingin mendidik anak agar memiliki karakter yang baik, mulailah dari diri Anda. Jika ingin mengajarkan tentang tanggung jawab, usahakanlah selalu menepati janji pada anak. Bersikap sopan pada orang lain juga akan ditiru oleh anak. Berikan pujian dan penghargaan pada anak sepantasnya agar anak merasa dirinya dihargai. Berusahalah untuk selalu tepat waktu. Anak akan melihat dan mengikuti hal-hal yang Anda lakukan. Nah, sederhana ‘kan? [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments