ilustrasi1701

Mengatasi Tantangan Bekerja di Perusahaan Asing

Meski bekerja pada perusahaan asing memberikan penghasilan yang relatif lebih tinggi, namun tantangannya juga tak sedikit. Siapkan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Tidak perlu jauh-jauh untuk bekerja ke luar negeri bila Anda ingin bekerja di perusahaan asing. Banyak perusahaan asing yang berkantor di Indonesia dengan jaminan kesejahteraan yang cukup baik. Namun di balik gaji yang besar, ada tanggung jawab besar yang diemban tiap karyawan.

Pertama, saat memasukkan lowongan pekerjaan. Kualifikasi untuk masuk ke suatu perusahaan berskala multinasional biasanya lebih tinggi. Pesaingnya pun tidak kalah banyak. Jika Anda tidak benar-benar unggul dan mempunyai kompetensi yang lebih dari pesaing, kesempatan bergabung dengan perusahaan multinasional bisa jadi sangat tipis. Selain kemampuan akademis dan kefasihan berbahasa asing, kemampuan berkomunikasi interaktif, bekerja sama, dan kepribadian lainnya juga diperhitungkan.

Kedua, tiap perusahaan mempunyai budaya tersendiri. Karakter perusahaan yang berbeda-beda ini perlu dipahami. Jika Anda pernah bekerja di perusahaan minyak A, bukan berarti Anda bisa beradaptasi dengan cepat di perusahaan minyak B. Meskipun berasal dari negara yang sama, dua perusahaan yang berbeda bisa memiliki karakter dan budaya perusahaan yang juga berbeda.

Perusahaan dari negara tertentu biasanya memiliki nilai-nilai atau etika yang terkait dengan negara asalnya. Ria (42), karyawan suatu perusahaan asal Korea Selatan yang berkantor di Jakarta, menuturkan, karyawan di perusahaannya mempunyai kebiasaan unik. Setiap kali pimpinan perusahaan masuk ruang kantor dan melintasi meja karyawan, semua karyawan tanpa dikomando harus menghentikan aktivitasnya, berdiri, dan membungkuk hormat pada para pimpinan perusahaan.

Ketiga, peraturan perusahaan cenderung lebih ketat. Permana (27), warga negara Indonesia yang bekerja di Kuala Lumpur menuturkan, ketika bekerja di perusahaan Indonesia yang berkantor di Jakarta, ia bisa merasa lebih santai dan bisa mengobrol di sela-sela pekerjaan. Akan tetapi, begitu bekerja di perusahaan asing, peraturan perusahaan cenderung lebih ketat.

Di satu sisi, Permana “angkat topi” terhadap kedisiplinan dan profesionalitas perusahaan asing. Namun, pekerjaan yang menuntut fokus terus-menerus dengan peraturan perusahaan yang ketat membuat suasana kantor terasa kaku. Anda pun perlu menyiapkan diri untuk perubahan suasana yang berbeda di perusahaan asing. Pekerjaan lembur di perusahaan asing pun bisa lebih banyak atau lebih lama. Bahkan, lembur bisa dilakukan pada hari libur seperti yang dialami Nita (32), karyawan perusahaan asal Tiongkok yang berkantor di Jakarta. Gaji yang tinggi umumnya sebanding dengan beban kerja dari perusahaan.

Keempat, kurangnya toleransi. Memang, kepribadian yang positif biasanya akan memikat para petinggi perusahaan yang biasanya orang asing. Namun, jika seseorang lalai, melakukan kesalahan, berlaku tidak jujur, membocorkan rahasia perusahaan, serta tindakan negatif lainnya, kepercayaan perusahaan pada karyawan akan hilang. Hal ini akan sulit dipulihkan kembali karena cap negatif pada karyawan.

Jika perusahaan Indonesia cenderung toleran dengan memberikan surat peringatan, perusahaan asing bisa bertindak lebih keras dengan langsung memutus hubungan kerja dengan karyawan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Airin (33) karyawan perusahaan asal Inggris. Ia mengungkapkan, ada karyawan di perusahaannya yang mengalami pemutusan hubungan kerja akibat melakukan kesalahan dan tidak mendapatkan toleransi perusahaan.

Bekerja di perusahaan asing memang menawarkan gaji yang tinggi dan memberikan kebanggaan tersendiri. Akan tetapi, bila kita tidak mampu menjaga kepercayaan dari perusahaan, bisa-bisa kegagalan membayangi. Untuk itu, tingkatkan kualitas dan konsistenlah dalam bekerja di perusahaan asing atau perusahaan multinasional. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments