renovasi rumah

Renovasi Rumah Minimal untuk Hasil Maksimal

Untuk membuat rumah tampil baru, tak perlu perubahan besar-besaran. Renovasi kecil-kecilan sudah bisa membuat rumah jadi lebih apik tanpa usaha berlebihan.

Pergantian tahun identik dengan beragam perubahan. Salah satunya, perubahan tatanan hunian. Soal pembenahan rumah atau renovasi, kita kerap membayangkan sesuatu yang besar dan menyedot banyak biaya. Misalnya, mengganti furnitur atau mengubah cat dalam dan luar rumah. Padahal, tak perlu begitu.

Dalam merenovasi atau membenahi rumah, sebenarnya ada hal-hal penting yang tidak jarang luput dari perhatian. Kebanyakan dari kita lebih banyak memikirkan tampilan luar dan mengabaikan yang di dalam. Akibatnya, tidak jarang rumah terlihat menarik tapi ternyata bagian dalamnya banyak yang keropos dan dimakan rayap. Biaya renovasi pun bisa membengkak tanpa diduga.

Kecil tapi berarti

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengamati kondisi rumah. Apakah ada kebocoran di atap? Adakah retak rambut di dinding dekat kamar mandi? Pipa dalam kondisi yang masih bagus atau ada air yang merembes? Kondisi hunian perlu dicek total, menyeluruh hingga ke tiap sudut.

Jika ada ketidakberesan, seperti ubin keramik kamar mandi yang pecah, sebaiknya segera perbaiki. Hal ini tampak sepele. Namun, bila diabaikan pecahan ubin keramik atau lubang pada ubin bisa melukai tubuh ketika jatuh terpeleset di kamar mandi.

Lakukan perbaikan di berbagai bagian rumah yang mengalami kerusakan dan benahi bagian rumah yang kurang pas. Sebagai contoh, jika selama ini rumah sering kebanjiran akibat genangan air yang meluap dari jalan saat musim hujan, sebaiknya sekarang bangunlah tanggul atau tinggikan lantai rumah.

Selanjutnya adalah memperhatikan bagian-bagian rumah yang kotor. Barangkali Anda berpikir telah membersihkan rumah setiap hari, jadi bagian kotor tidak mungkin terlewatkan. Jangan salah. Bagian rumah yang kotor dan perlu dibersihkan bisa terabaikan. Misalnya, saluran air dari atap, saringan udara di bagian ventilasi, bagian belakang lemari es, dan debu-debu yang melekat di bagian atas lemari dan pegangan anak tangga.

Membereskan pernak-pernik juga akan mengubah suasana rumah. Sebagai contoh, jika Anda mempunyai koleksi suvenir dari berbagai negara dan selama ini hanya dipajang di atas meja atau bufet, sebaiknya pindahkan di rak khusus. Anda bisa menggunakan lemari kaca sebagai tempat penyimpanan benda-benda koleksi. Aturlah sedemikian rupa sehingga bagian lemari kaca ini tampak menarik. Jika pernak-pernik banyak yang tidak terpakai, Anda bisa memberikannya kepada teman atau kerabat yang masih berminat. Atau cobalah membuka garage sale di depan rumah atau menjualnya melalui media online.

Cobalah meneliti barang-barang elektronik Anda. Tanpa disadari, mungkin kita menyimpan ponsel lama yang rusak dan tidak dipakai lagi. Anda bisa membongkar gudang atau tempat-tempat penyimpanan lainnya. Siapa tahu masih ada kabel-kabel rusak tersimpan atau baterai menumpuk yang tidak dibuang dengan semestinya. Seleksilah peralatan elektronik yang masih akan digunakan. Selebihnya, bisa dibuang.

Terakhir, cara mudah mengubah suasana rumah adalah menata ulang letak furnitur. Mulailah dari ruang tamu, ruang makan, hingga tiap kamar tidur. Gantilah sprei, sarung bantal, sarung guling, tirai, karpet, dan keset. Penggantian ini terdengar sangat sederhana. Namun, coba lihat hasilnya. Ruangan yang semula tampak biasa-biasa saja akan tampil lebih istimewa. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments