gaji boros

Agar Gaji Tak Cepat Habis

Jika Anda selalu merasa uang gaji cepat sekali habis, jangan salahkan besaran gaji Anda. Beberapa kebiasaan kecil bisa jadi penyebab cepatnya uang Anda melayang.

Hari gajian tiap tanggal 1, tetapi tanggal 15, dompet sudah kosong melompong. Saldo di rekening menipis, hanya meninggalkan sekian digit. Padahal kebutuhan untuk dua minggu ke depan masih menumpuk. Persoalannya, gaji yang kecil atau pengelolaan keuangan yang buruk?

Sebenarnya penyebab cepat habisnya gaji Anda sudah jelas, pengeluaran yang lebih besar dibanding pemasukan. Yang menjadi pertanyaan besar adalah, kemana saja pengeluaran tersebut mengalir? Pos mana yang paling menyedot uang gaji Anda? Umumnya, gaya hiduplah yang membuat gaji Anda cepat habis. Tak percaya? Yuk, selidiki, mana diantara perilaku gaya hidup tinggi ini yang jadi penyebab Anda boros.

Selalu ikut tren

Jika Anda termasuk orang yang tidak ingin ketinggalan tren, jangan heran bila pengeluaran tiap bulan membengkak. Tren membuat Anda selalu merasa harus mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang baru yang “kekinian.” Mulai dari produk-produk fashion hingga kuliner yang banyak dicuit di sosial media.

Untuk mengatasi kebiasaan boros akibat ikut-ikutan tren, caranya memang tidak mudah. Anda perlu mengubah mindset. Tanamkan rasa percaya diri, bahwa Anda pun bisa tampil menarik tanpa harus mengikuti tren. Atau bila Anda bosan dengan barang lama Anda, rombak barang-barang yang Anda punyai menjadi barang baru yang lebih seru. Misalnya, kaos lama diubah menjadi tas belanja. Anda bisa lebih kreatif. Dan siapa tahu akan banyak yang meniru, sehingga Anda yang jadi trend setter.

Keranjingan gadget baru

Begitu ponsel Xiaomi keluar pertama kali di Indonesia, Anda langsung memburu. Saat Samsung Galaxy 6 diluncurkan, Anda selalu berada di urutan pembeli pertama. Belum lagi jika Apple mengeluarkan iPhone 7, ponsel ini harus ada dalam genggaman di saat masih sedikit orang yang memilikinya.

Jika ini kebiasaan Anda, sebaiknya hati-hati, bisa jadi Anda tergila-gila dengan gadget baru.  Perilaku ini banyak dialami sejumlah orang. Gaji besar hingga puluhan juta rupiah pun masih akan terasa kurang jika tiap kali ada gadget baru keluar, Anda selalu berusaha membeli gadget hanya demi kepuasan sesaat.

Sebaiknya tanamkan dalam diri sendiri bahwa gadget yang dimiliki masih bagus kondisinya. Penggunaan tiap gadget seperti smartphone juga mirip-mirip antara satu merek dengan merek lainnya. Redam dulu keinginan Anda untuk membeli gadget baru. Tunggu beberapa bulan hingga banyak ulasan mengenai gadget tersebut. Siapa tahu ternyata produk gadget baru tersebut memiliki banyak “cacat.”

Hobi jajan

Postingan foto makanan oleh teman Anda di media memang kadang sangat menggoda. Apalagi kalau sambil menampilkan interior kafe yang seru. Bikin Anda ingin mengunjungi kafe tersebut. Mungkin kalau sesekali harganya tidak seberapa. Namun bila diakumulasi, jumlah anggaran untuk membeli makanan atau camilan bisa membengkak. Pinggang pun ikut melebar.

Solusinya, ajak teman-teman untuk berkumpul di rumah. Masak bersama-sama juga bisa jadi acara yang seru. Tak harus membeli kopi dengan harga puluhan ribu rupiah. Anda juga bisa membuat kopi sendiri yang sama enaknya. Eh, siapa tahu, dari acara masak memasak tersebut Anda justru bisa membuka usaha kafe sendiri. Kan justru bisa menambah penghasilan Anda. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments