anak rewel

Jeli Mengenali Penyebab Rewel Pada Anak

Sudah hampir pukul 12 malam, tapi jangankan mata anak Anda terpejam, ia malah gelisah dan menangis kencang. Keadaan ini bisa bikin orang tua frustasi. Agar Anda tak malah ikut stres, kenali apa saja yang bisa jadi penyebab anak menjadi rewel.

Namanya anak, adalah hal yang lumrah kalau sesekali mereka rewel. Namun jika terjadi berulang dan hampir setiap malam, Anda harus waspada. Jangan-jangan ada masalah yang dialami buah hati Anda. Untuk bayi, lama tidur normal adalah sekitar 16-20 jam per hari. Walaupun demikian, jam tidur bayi masih belum teratur. Jadi jika bayi kerap terbangun dan rewel, itu merupakan hal yang wajar.

Namun jika anak Anda telah memasuki usia balita dan sering rewel, ada kemungkinan anak Anda mengalami masalah tertentu tetapi tidak mengerti atau tidak tahu cara mengungkapkannya. Untuk itu, Anda yang harus jeli dalam menebak penyebabnya.

Cermati perilakunya

Daripada panik atau malah mengomeli anak Anda karena rewel dan tidak mau tidur, lebih baik perhatikan waktu dan intensitas kerewelan anak Anda. Cermati, apakah anak Anda mudah menangis ketika selesai makan sesuatu, atau anak Anda rewel hanya ketika menjelang tidur? Penyebab rewel bisa bermacam-macam, inilah beberapa yang biasa terjadi:

  • Anak rewel setiap selesai mengonsumsi makanan tertentu seperti roti-rotian atau kacang. Kalau ini terjadi, mungkin anak Anda alergi terhadap makanan tersebut. Ia akan merasa tidak nyaman pada perut atau bagian lain pada tubuhnya. Waspadai bila kerewelan tadi disertai dengan muntah.
  • Rewel setiap menjelang tidur. Bisa jadi karena si kecil memang belum mengantuk karena sore hari tidur cukup lama. Atau ia masih asyik dengan permainannya tetapi Anda paksa untuk tidur. Rewel sebelum tidur bisa juga karena anak mengalami kelelahan setelah bermain seharian, sehingga tubuhnya terasa tidak nyaman.
  • Rewel setiap kali ingin buang air besar atau kecil. Mungkin anak mengalami sembelit tetapi tidak tahu cara mengatakannya. Jika anak merasa sakit ketika buang air kecil, ada kemungkinan terjadi gangguan pada saluran kemih, misalnya infeksi saluran kencing.

Perhatikan lamanya

Selain perilaku rewel, cermati pula berapa lama anak Anda rewel. Kalau si kecil hanya rewel sebentar atau selama 30 menit, kemungkinan ia hanya merajuk atau menginginkan sesuatu tetapi tidak Anda turuti. Namun jika tanpa sebab anak menjadi rewel dan dalam intensitas panjang, Anda harus waspada. Bisa jadi hal tersebut terjadi karena ada masalah yang lebih serius.

Rewel yang berkepanjangan biasanya terjadi karena anak merasa tidak enak badan, misalnya karena demam. Hidung tersumbat atau gatal di tenggorokan juga bisa membuat si kecil rewel. Masalah kesehatan lain yang juga kerap mengganggu si kecil adalah sakit perut atau kembung. Pada kasus seperti ini, untuk memastikan penyebab sakit pada anak, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter anak agar segera mendapat penanganan yang tepat.

Namun bila tanda-tanda masalah kesehatan tidak terjadi, namun anak Anda tetap rewel, mungkin ada penyebab sederhana lain. Baju yang dikenakan tidak nyaman, seperti kesempitan, bisa jadi penyebabnya. Atau anak merasa kepanasan atau kedinginan. Yang penting, Anda harus tetap tenang dan bisa mengendalikan emosi. Terkadang pelukan hangat dan pijatan ringan di tubuh buah hati Anda bisa menenangkannya. [KUL]

 

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments