foto5

Menikmati Kuliner Khas Cirebon di Bintaro

Ketika kenikmatan sebuah masakan menyentuh lidah, sensasinya bisa mendekam dalam ingatan hingga waktu lama. Membuat Anda kangen untuk kembali mencicipinya. Seperti itulah ketika kita menikmati kuliner kota udang, Cirebon. Empal asemnya yang berkuah gurih, dengan sentuhan segar asam jawa, merayu lidah untuk terus mengecapnya. Apalagi ketika dipadu dengan nasi yang masih mengepul. Wah, diet pun terlupakan.

Ikuti petunjuknya.

Ikuti petunjuknya.

Jika rasa kangen Anda tak tertahankan, tapi tak mungkin pula bertandang ke Cirebon, langkahkan kaki menuju Pasar Modern Bintaro. Di sana Anda bisa melepas kangen di Nasi Jamblang & Empal Gentong Ibu Cita. Tak susah menemukan rumah makan ini. Nasi Jamblang & Empal Gentong Ibu Cita berlokasi di sisi Barat Pasar Modern Bintaro. Begitu masuk kawasan Pasar Modern Bintaro, ambil jalan ke kanan. Hingga ke bagian sudut, berbeloklah ke kiri. Plakat atau papan nama Nasi Jamblang & Empal Gentong Ibu Cita akan segera terlihat.

Sederhana namun kaya rasa

Rumah makannya sederhana saja, hanya dilengkapi dengan kursi-kursi dan meja kayu. Bahkan tak terlihat adanya penyejuk ruangan (AC). Di atas meja terdapat peralatan makan dan terhidang kerupuk. Santai, bahkan dengan kondisi lecek setelah belanja di pasar pun Anda tak perlu segan datang ke rumah makan ini.

Nasi jamblang, perkedel, cumi masak hitam, tempe goreng

Nasi jamblang, perkedel, cumi masak hitam, tempe goreng

Setelah duduk, Anda bisa langsung memesan makanan khas Cirebon seperti nasi jamblang dan empal gentong. Seperti di tempat asalnya, nasi jamblang ini dibungkus daun jati, sehingga memberikan aroma yang khas. Setelah itu Anda bisa langsung memilih beragam jenis lauk-pauk yang ditata layaknya prasmanan. Ada pepes telur ikan, paru goreng, atau perkedel kentang.

Untuk kelana kuliner kali ini, Ebin menjajal nasi jamblang, empal gentong, dan kerupuk sambal atau kerupuk melarat. Nasi jamblang bersanding dengan cumi masak hitam, perkedel khas Cirebon, dan sepotong tempe goreng. Tak sabar untuk mencicipinya. Begitu menyuapkan cumi masak hitam ke mulut, rasa gurih yang berpadu dengan rempah langsung menggoda. Daging cuminya yang empuk memanjakan indra perasa. Perkedel khas Cirebon pun tak kalah istimewa. Tak seperti perkedel kentang yang biasanya padat, perkedel khas Cirebon ini terasa lebih ringan namun garing.

Gurihnya empal gentong.

Gurihnya empal gentong.

Empal gentong Bu Cita juga tidak kalah lezat. Daging empal atau daging sapinya empuk ketika digigit. Ini karena dagingnya dimasak dengan kuah hingga berjam-jam. Bumbu-bumbunya pun meresap sempurna. Ketika diseruput, kuahnya terasa kental dengan aroma dan rasa daging. Nikmat sekali. Ditambah dengan kerupuk yang tersedia di meja, rasanya sempurna. “Saya suka empal gentong di sini. Rasanya enak sekali,” kata Hari (40), salah satu pengunjung di Nasi Jamblang & Empal Gentong Ibu Cita.

Kerupuk pun terasa nikmat

Untuk camilan, Anda bisa mencoba kerupuk sambal. Kerupuk yang dikucuri sambal kacang yang bercita rasa asam-gurih-manis-pedas ini memberikan sensasi tersendiri di lidah. Krenyes-krenyes kerupuk ini juga bisa dijadikan sebagai pendamping makan berat. Tapi memang jagoannya adalah sambalnya.

Tahu gejrot yang pedas.

Tahu gejrot yang pedas.

Menikmati kuliner Cirebon tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi tahu gejrot. Ebin pun mencoba tahu gejrot di sini sambil membandingkan perbedaan rasa dengan daerah aslinya. Ternyata tidak jauh berbeda. Ada aroma-aroma sedikit bacin dari potongan tahu yang berkubang dalam kuah sambal. Anda bisa memesan tingkat kepedasan untuk tahu gejrot ini. Misalnya, menggunakan 3 cabai, 5 cabai, atau lebih, sesuka Anda.

Pemilik rumah makan, yaitu Ibu Cita, memang asli dari Cirebon. Ia membawa resep nenek moyangnya untuk menghadirkan masakan khas Cirebon di kawasan Bintaro sejak beberapa tahun lalu. Mumpung akhir pekan kali ini cukup panjang, saatnya Anda mengenang rasa kuliner kota udang. [KUL]

Foto-foto: Etalase Bintaro/Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments