foto3011

Kisi-kisi Mencari Sumber Kredibel di Dunia Maya

Dalam mengerjakan tugas sekolah atau kuliah, kita bisa mencari tambahan informasi di internet. Bahkan, jika tidak paham ajaran guru, dosen, atau kakak angkatan tentang materi pelajaran, tinggal buka saja Youtube dan perhatikan presentasi pelajaran dari para vloger. Namun, tidak semua informasi di internet sahih kebenarannya. Dibutuhkan kecermatan lebih ketika kita menemukan informasi baru.

Mudahnya, kita bisa mencari sumber informasi asalkan website berakhiran “.org” (menunjuk pada organisasi), “.go” (situs web pemerintah), “.edu” (institusi pendidikan), atau “.ac” (situs web pendidikan) karena situs web tersebut biasanya bernaung di sebuah lembaga resmi. Sumber lainnya adalah dari situs-situs web berita lokal seperti Kompas.com, Detik.com, Liputan6.com, atau CNN.com.

Lalu, bagaimana dengan situs web yang tidak bernaung di bawah pemerintahan, organisasi, institusi pendidikan, dan bukan situs berita? Ada cara tertentu untuk memeriksa kredibilitas informasinya. Berikut ini adalah masukan dari situs web resmi perpustakaan Universitas Georgetown.

Penulis

Anda perlu memastikan nama penulis terdapat pada halaman web, berikut riwayat pekerjaan atau pengalaman profesionalnya, alamat kontak pribadi, organisasi pendukung, dan ada-tidaknya cantuman link yang mengoneksikan dengan situs web lain yang kredibel. Biasanya, penulis yang berasal dari latar belakang profesional mempunyai sederetan pengalaman dan informasinya mudah dilacak.

Tujuan

Untuk mencari tujuan penulisan artikel di internet dan pertanggungjawaban kebenarannya, tidak ada cara lain kecuali membacanya. Dari situ akan terlihat, sasaran pembuatan artikel. Misalnya, untuk kalangan akademisi atau artikel populer untuk umum.

Membaca isi artikel juga akan membuat kita mengerti kategori artikel. Artikel bisa dikategorikan sebagai opini atau pendapat seseorang, fakta, atau propaganda dan bertujuan untuk memanas-manasi pembacanya.

Jadi, sebelum menelan bulat-bulat isi artikel atau menyebarkannya, sebaiknya bacalah artikel baik-baik. Arus informasi di internet begitu banyak. Kita sendiri perlu cermat dalam menyaring, menyebar, atau justru menghentikan penyebarannya.

Akurasi

Ini memang terkait dengan data. Bentuk data bisa beragam, mulai dari angka-angka, hasil riset atau survei, atau infografis. Semua orang bisa membuat dan menyebarkan data palsu di internet. Untuk itu, sumber data pun harus ditelusuri. Jangan sampai sumber data bukanlah lembaga, institusi, atau organisasi resmi.

Mencermati keabsahan data juga bisa dilihat dari referensi penulisan artikel. Jika artikel di web merujuk pada situs web lain yang dikelola oleh suatu organisasi dengan track record yang jelas, artikel ini tentu bisa dipertanggungjawabkan.

Kebaruan data juga penting. Hindari menggunakan data lebih dari 10 tahun lalu. Idealnya, data yang dipilih adalah data terbaru atau maksimal 3 tahun lalu. Dengan begitu, data atau informasi akan lebih sesuai dengan kondisi saat ini.

Kredibilitas

Apabila suatu situs web mempunyai konten yang merujuk pada situs lain atau lembaga lain pun sebaiknya jangan diterima mentah-mentah. Terkecuali jika organisasi, lembaga, atau institusi yang menjadi rujukan memang telah terbukti kredibel. Sebagai contoh, situs web pemerintah.

Namun, jika rujukannya adalah organisasi atau institusi yang Anda jarang mendengarnya, atau justru baru mengetahuinya, sebaiknya galilah informasi lebih dalam. Telusurilah organisasi atau institusi tersebut, carilah informasi tentangnya. Dari sini, Anda bisa menentukan layak-tidaknya informasi yang didapatkan. [KUL]

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments