foto4

“Sarang Lebah” di Dayang Sumbi

Berburu kuliner di Bandung bagi siapa saja, termasuk kita warga Bintaro, bukan perkara sulit. Hampir tiap sudut kotanya menyimpan varian kuliner yang gugah selera. Seperti halnya ketika kita mengitari kawasan di sekitar kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Ada banyak restoran atau kafe di sana.

Lokasi di sekitar kampus ITB memang strategis karena berlokasi di pusat kota dan berdekatan dengan Jalan Ir H Juanda atau Jalan Dago yang merupakan salah satu pusat factory outlet. Dekat dari Jalan Dago, temukanlah Beehive Cafe & Eatery. Kafe ini berlokasi di Jalan Dayang Sumbi. Saat siang hari, tampilan Beehive ini layaknya rumah biasa yang bergaya Belanda. Namun, begitu malam tiba, lampu-lampu bulat di bagian depan kafe menebarkan sinar hangat yang membuat setiap orang terpikat.

Tampak luar kafe.

Tampak luar kafe.

Beehive artinya sarang lebah. Namun, kafe ini tidak menuangkan konsep sarang lebah atau tema lebah seluruhnya ke dalam interiornya. Justru Beehive menawarkan kenyamanan sebuah rumah dengan perpaduan gaya vintage modern.

Meskipun dari luar tampak seperti rumah biasa, bagian dalam Beehive ternyata cukup luas. Pada area pertama, Anda akan melintasi pintu depan yang berbentuk setengah lingkaran. Memasuki area dalam, terdapat kasir dan etalase yang menyebut. Di sebelah kiri area depan, Anda akan menemukan sofa dengan deretan bantal dengan tulisan “beehive”.

Salah satu sudut kafe.

Salah satu sudut kafe.

Anda bisa memilih tempat duduk di sisi kiri yang memiliki bukaan lebar dan terkadang tanpa penyejuk udara atau AC agar pengunjung bisa menikmati kesegaran udara di Bandung. Masuk ke bagian dalam, terdapat area khusus merokok.

Cocok untuk keluarga

Lanjut ke bagian dalam lagi, ada area permainan anak-anak yang beralaskan rumput imitasi. Ya, tidak hanya sekadar untuk nongkrong, Beehive pun cocok sebagai lokasi makan siang bersama keluarga, termasuk anak-anak.

 

Area bermain anak-anak.

Area bermain anak-anak.

Beehive juga mempunyai sebuah kolam air mancur dengan ikan koi di dalamnya. Area bagian belakang masih cukup lapang, lokasi ini bisa dijadikan tempat berkumpul. Sebagian area Beehive memang bisa disewa untuk acara-acara seperti meeting dan gathering.

Soal makanan, Beehive menawarkan varian kuliner Barat dan Indonesia. Jadi, jangan heran bila Anda menemukan menu nasi goreng, iga bakar, hingga burger dan pasta di sini. Salah satu menu yang banyak dicari adalah monster burger.

foto8

Beehive Sampler.

Dengan ukuran yang cukup besar dan susunan burger yang lebih tinggi dibandingkan burger pada umumnya, burger yang satu ini memang cocok disebut monster burger. Anda pun bisa memesan beragam camilan ringan sambil mengobrol bersama keluarga atau teman.

Dessert favorit di Beehive adalah panookie. Panookie adalah perpaduan cookies atau biskuit dengan es krim di bagian atasnya. Panookie yang dipesan EBIN makin cantik dengan tambahan chocostick dan buah ceri sebagai aksen. Soal rasa, sangat istimewa.

foto3

Panookie.

Harga makanan dan minuman di Beehive sebenarnya tidak jauh berbeda dengan harga makanan dan minuman di kafe-kafe Jakarta. Dengan Rp 100 ribu, Anda bisa menikmati kelezatan makanan dan minuman di Beehive.

Pada akhir pekan, kawasan di sekitar Jalan Dago biasanya sangat macet. Sebaiknya kunjungi Beehive pada hari biasa atau pada pagi dan siang hari di akhir pekan agar tidak terjebak kemacetan. [KUL]

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments