foto2511

Jangan Abaikan Gejala Asam Lambung

Gastroesophageal Reflux Disease atau Gerd. Gangguan kesehatan ini kita kenal dengan sebutan asam lambung. Banyak yang menyamakannya dengan penyakit maag. Namun, keduanya berbeda.

Kemiripannya, kedua penyakit ini ditandai dengan naiknya kadar asam lambung. Bedanya, penyakit maag biasanya ditandai dengan penipisan lapisan pada lambung. Seseorang yang mengalami maag umumnya akan merasakan nyeri atau sakit pada perut bagian atas.

Sementara itu, Gerd atau Reflux atau asam lambung adalah gejala naiknya asam lambung ke atas hingga bagian kerongkongan. Ini terjadi akibat lingkaran otot antara kerongkongan dan lambung semakin lemah.

Gejala asam lambung beragam. Beberapa di antaranya adalah perut terasa nyeri seperti terbakar. Rasa terbakar ini biasanya terasa hingga ke area dada. Asam lambung yang naik juga membuat rasa mual dan muncul keinginan muntah.

Tanda lainnya adalah perut terasa penuh atau kembung sehingga sering bersendawa. Seseorang yang mengalami asam lambung juga akan mengalami kesulitan ketika menelan. Naiknya asam lambung juga bisa membuat produksi air liur berlebih.

Segera tangani

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya segera tangani. Jangan biarkan berlarut-larut hingga semakin parah. Gejala asam lambung yang diabaikan dan semakin parah bisa memicu terjadinya kanker kerongkongan dan kanker lambung.

Sebelum terjadi asam lambung atau untuk meredakan asam lambung, sebaiknya hindari faktor pemicunya. Asam lambung bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak tepat, stres, makan tidak teratur, obesitas, hingga kebiasaan tidur setelah makan.

Ada jenis makanan atau minuman tertentu yang perlu dihindari untuk mencegah atau meredakan asam lambung. Misalnya, kopi, cokelat, minuman bersoda, minuman beralkohol, dan makanan yang berkadar lemak tinggi. Produk susu dan olahannya yang berkadar lemak tinggi serta goreng-gorengan sebaiknya dihindari.

Mungkin Anda berpikir bahwa gejala asam lambung ini hanya dialami oleh orang dewasa. Nyatanya, anak-anak di bawah usia 12 tahun juga bisa mengalami asam lambung. Jadi, agar Anda dan keluarga terbebas dari asam lambung, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut.

Pertama, konsumsilah makanan yang bergizi setiap hari dan hindari makanan yang berkadar lemak tinggi. Kedua, aturlah pola makan agar teratur. Ketiga, hindari stres atau beban pikiran berlebihan. Keempat, hindari kebiasaan tidur setelah makan. Usahakan makan utama adalah sekitar 4 jam sebelum tidur. Terakhir, hindari konsumsi makanan dan minuman pemicu asam lambung. Jika Anda atau keluarga Anda mengalami asam lambung, segera tangani atau lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. [KUL]

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/EAB

Follow Instagram: @ETALASEBINTARO

Comments

comments