foto2

Agar Anak Mudah Beradaptasi di Sekolah Baru

Bagi anak, momen memasuki sekolah baru, entah karena pindah sekolah atau memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, memang selalu mendebarkan. Anak akan bertemu dengan teman-teman baru, guru-guru yang berbeda, dan lingkungan sekolah yang terasa asing.

Anak yang mempunyai kepercayaan diri tinggi dan pemberani mungkin tidak mengalami masalah dalam adaptasi di sekolah baru. Namun, bagi anak yang pemalu dan penakut, masuk sekolah baru bisa menjadi masalah besar. Proses adaptasi juga bisa lebih lama. Di sinilah peran Anda sebagai orangtua perlu dominan dalam memberikan pemahaman.

Ketidaknyamanan pastilah akan terasa ketika anak menjejakkan kaki di tempat yang baru. Agar anak merasa nyaman, sebaiknya ajak anak untuk mengenali lebih dalam tentang kondisi sekolah barunya.

Jadi, sebelum hari pertama masuk sekolah, Anda bisa mengajak anak untuk melihat-lihat isi sekolah. Jangan lupa, mintalah izin pada pihak sekolah terlebih dulu. Dengan mengenali lingkungan sekolahnya, ketakutan anak pada sekolah baru bisa sedikit reda.

Sebelum masuk sekolah baru, ajaklah anak berbincang-bincang tentang sekolah barunya. Misalnya, tentang kondisi sekolah, mata pelajaran, guru-guru, dan teman-teman baru yang akan ditemui. Jika anak banyak bertanya tentang sekolah barunya, dengarkan saja. Jawablah pertanyaan-pertanyaan anak dengan sabar. Anak perlu mengenal sekolah barunya sebelum memasuki hari pertama sekolah.

Namun, jika Anda sendiri tidak merasa yakin dengan kondisi sekolah baru anak, sebaiknya carilah informasi terlebih dulu. Temuilah guru atau wali kelas anak, atau kepala sekolah bila memungkinkan. Tanyakanlah hal-hal seputar sekolah, fasilitas, tata tertib, dan suasana sekolah. Anda juga bisa mencari tahu tentang kurikulum dan jenis kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Periksalah kondisi fasilitas sekolah secara langsung. Misalnya, bagian perpustakaan, lapangan olahraga, laboratorium, dan kantin. Perlu diperhatikan adalah tentang kebersihan dan keamanan di dalamnya. Cara ini dapat mengusir kekhawatiran Anda tentang kondisi anak di sekolah barunya.

Berteman

Tantangan lain yang ditemui anak adalah menjalin pertemanan dengan murid-murid lain di sekolahnya. Ini di luar kontrol Anda. Perlu diperhatikan, ada anak yang mudah berteman dengan anak lain yang baru ditemui. Namun, ada juga anak yang membutuhkan beberapa waktu untuk berteman dengan anak-anak lainnya.

Jika anak Anda termasuk pemalu, ajarkan anak untuk bersikap baik dan ramah ke teman-teman lain. Tidak perlu memaksakan anak agar menjadi lebih berani. Ajarkan anak mulai dari hal yang paling sederhana seperti tersenyum pada anak-anak baru. Senyum adalah bahasa nonverbal paling sederhana yang menggambarkan keterbukaan.

Tekankan rasa percaya diri pada anak. Katakan pada anak, tidak ada yang perlu ditakuti tetapi anak juga tidak boleh bersikap sok. Anak pun sebaiknya bisa bersikap baik pada teman-teman lainnya. Katakan pada anak bahwa mereka harus meyakini diri mereka sendiri.

Usai pulang sekolah, cobalah membicarakan kondisi sekolah baru dan teman-teman anak. Tanyakan pada anak tentang pendapatnya pada sekolah baru. Doronglah anak untuk bersikap terbuka jika mereka mengalami masalah. Dengan begitu, anak pun akan merasa lebih nyaman dalam menjalani hari-hari di sekolah barunya. [KUL]

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/dok. Al Islamiyah Pondok Aren

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments