ilustrasi1511

Kenali dan Kelola Stres dengan Baik

Tidak pernah stres selama perjalanan karier bisa jadi hampir mustahil. Hampir setiap orang pernah mengalami stres dalam hidupnya. Perbedaannya hanya terletak pada tingkat stres yang dialami dan cara menanganinya.

Riset dari Harvard School of Public Health pada tahun 2014 mengungkap, lebih dari 50% dari jumlah responden 2.505 orang pernah mengalami stres dalam pekerjaan. Dalam riset ini juga diungkap penyebab stres terbesar selain pekerjaan adalah masalah keuangan dan tanggung jawab yang terlalu besar.

Apakah Anda stres? Tidak perlu buru-buru menjawab. Anda perlu mengenali kondisi diri terlebih dulu. Biasanya, stres tidak hanya mempengaruhi pikiran, tetapi juga suasana hati, fisik, dan tingkah laku.

Gejala-gejala

Suasana hati umumnya lebih labil ketika seseorang mengalami stres. Ketika dilanda stres, seseorang akan lebih mudah cemas, mudah tersinggung, sedih, gelisah, takut, dan sulit berkonsentrasi. Dalam tingkat yang parah, stres bisa menjurus pada depresi. Jika sudah menjurus pada depresi, penanganannya akan lebih sulit.

Tubuh pun bisa menunjukkan tanda-tanda stres. Di antaranya, kepala terasa pusing, nyeri sendi, dada terasa sesak, sakit perut, dan mudah lelah. Waktu istirahat juga terganggu, insomnia, atau tidur menjadi tidak nyenyak.

Stres juga bisa perpengaruh pada tingkah laku. Ketika seseorang mengalami stres, ia bisa kehilangan selera makan atau justru makan berlebihan. Dalam kondisi stres, seseorang merasa lebih nyaman ketika mengucilkan diri dan menjauhi hubungan sosial. Namun, dalam tingkat yang parah, stres juga bisa membuat perilaku seseorang pada hal-hal negatif seperti mabuk-mabukan atau merokok berlebihan.

Dalam kondisi stres, seseorang cenderung akan susah menjalin relasi positif dengan orang lain. Bisa jadi, hal ini akibat suasana hati yang buruk, tingkah laku yang dianggap mengganggu, atau kondisi tubuh yang tidak prima akibat stres.

Segera tangani

Jika pernah mengalami hal-hal di atas, sebaiknya jangan berdiam diri. Anda perlu mengenali diri sendiri ketika sedang dilanda stres agar bisa mengelolanya dan tidak menjurus pada depresi.

Ada beberapa aktivitas untuk mengurangi dan meredakan tingkat stres. Pertama, jika stres terkait dengan pekerjaan, cobalah luangkan waktu untuk bersantai bersama keluarga atau teman. Jika hari-hari belakangan ini banyak waktu, tenaga, dan pikiran terforsir untuk bekerja, manfaatkan waktu liburan atau ambil cuti. Ajaklah teman atau keluarga untuk berlibur dan menyegarkan pikiran.

Kedua, konsumsilah makanan dan minuman favorit atau jenis makanan dan minuman yang menurut berbagai riset dapat membantu mengurangi stres. Di antaranya adalah teh hijau, kacang-kacangan, dan cokelat pekat (dark chocolate).

Ketiga, olahraga. Olahraga seperti lari atau jogging tidak hanya membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan memperlancar metabolisme. Saat berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat membuat perasaan lebih bahagia dan nyaman.

Terakhir, berikan waktu untuk diri sendiri. Rehatlah dari pekerjaan atau hal lain yang membuat stres. Nikmatilah waktu sendiri untuk memanjakan diri. Misalnya, melakukan pijat di spa atau hanya sekadar bersantai dengan membaca buku sambil mendengarkan musik. [KUL]

Ilustrasi: Etalase Bintaro/YonK

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments