fotosenin

Strategi Meringankan Cicilan KPR

Harga rumah yang kian melambung membuat banyak pembeli mengambil opsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam strategi pembayaran. Fasilitas KPR memang memudahkan, namun tenor atau jangka waktu kredit terasa sangat panjang, bisa mencapai 10 sampai 20 tahun. Berikut ini strategi untuk meringankan cicilan KPR Anda.

Banyak orang mengatakan cicilan KPR akan terasa berat di tahun-tahun awal. Terlebih jika mengambil KPR dengan bunga tetap (fixed) selama beberapa tahun. Selanjutnya cicilan akan terasa ringan karena nilai nominal uang akan turun dan biasanya kesejahteraan akan meningkat. Hal ini memang benar jika tidak ada kenaikan suku bunga akibat krisis ekonomi setelah bunga menjadi mengambang (floating).

Namun tetap saja, bagi sebagian orang, cicilan KPR masih mengganjal. Bunga KPR biasanya fixed atau tetap sekitar 1-5 tahun, tergantung penawaran dari tiap bank. Selebihnya, pemberlakuan bunga floating bisa membuat besaran cicilan KPR lebih besar. Belum lagi jika kebutuhan hidup bertambah dengan hadirnya anggota keluarga baru.

Cara meringankan cicilan

Mungkin Anda memutuskan untuk melunasi cicilan KPR. Akan tetapi, perlu diingat jika pelunasan cicilan masih di bawah masa tenor 2-3 tahun, umumnya bank akan mengenakan biaya penalti. Besarannya bervariasi, bisa berkisar 10-25% dari sisa cicilan.

Hal yang bisa Anda lakukan antara lain mengurangi cicilan pokok. Tagihan KPR per bulan terhitung cukup tinggi tidak hanya karena besaran jumlah cicilan, tetapi juga karena pengenaan bunga. Anda bisa mengurangi cicilan KPR dengan mengurangi biaya pokok.

Sebagai contoh, besaran hutang KPR adalah Rp 500 juta. Jika Anda mempunyai tabungan sebesar Rp 100 juta, gunakan tabungan ini untuk mengurangi cicilan pokok KPR. Bank akan melakukan penghitungan ulang untuk cicilan per bulan. Cicilan KPR yang sekitar Rp 9 juta per bulan bisa berkurang menjadi sekitar Rp 7 juta per bulan.

Jika Anda memiliki dana lebih pada tahun berikutnya, gunakan untuk mengurangi biaya cicilan pokok KPR. Lakukan beberapa kali atau sesuai ketentuan bank penyedia KPR. Cicilan KPR akan semakin ringan.

Opsi lainnya adalah memindahkan cicilan KPR ke bank lain. Ini bisa Anda lakukan jika bank lain menawarkan bunga lebih rendah, bisa bank syariah maupun bank konvensional. Perlu diperhatikan pula, proses penggantian bank ini juga akan membutuhkan biaya tertentu dan proses administrasi yang menyita waktu.

Bila Anda melakukan kedua cara di atas, cicilan KPR bisa lebih cepat terlepas. Alasan pertama tentunya karena besaran pokok cicilan berkurang. Kedua, cicilan per bulan semakin ringan.

Langkah alternatif adalah membayar cicilan ekstra. Artinya, jika Anda terbiasa mencicil rumah dengan biaya Rp 5 juta per bulan,  tingkatkan biaya cicilan KPR dengan membayar cicilan Rp 20 juta per bulan. Cara ini bisa dilakukan jika Anda mendapatkan promosi di kantor dengan kenaikan gaji yang signifikan, atau memiliki rezeki berlebih.

Cara apa pun yang Anda ambil, berhitunglah secermat mungkin. Untuk keterangan selengkapnya lebih baik carilah informasi di bank pemberi KPR, tentang perubahan skema pembayaran dan biaya cicilan. [KUL, dari berbagai sumber]

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments