serbaserbi25

Bisnis Seru untuk Anda yang di Rumah

Ketika memutuskan untuk berkeluarga, meninggalkan dunia kerja kantoran, dan menjadi ibu rumah tangga, beragam tantangan akan muncul. Waktu longgar setelah melakukan tanggung jawab di rumah terlalu sayang jika terbuang sia-sia. Untuk itu, sebagian ibu memutuskan untuk merintis bisnis. Akan tetapi, bisnis apa yang cocok dikerjakan di rumah?

Sebenarnya ada banyak pilihan yang bisa dijajal. Asalkan mempunyai tekad dan semangat untuk merintis bisnis, bukan tidak mungkin jika bisnis yang berawal dari rumah bisa mereguk kesuksesan.

Dalam menentukan bisnis, sebaiknya mulailah dari keahlian dalam diri sendiri atau hobi. Sebagai contoh, jika Anda suka mengajar dan menyukai dunia akademis, tuangkan passion ini dengan membuka bisnis les privat mata pelajaran.

Hobi masak pun tidak akan sia-sia. Anda bisa merintis bisnis yang terkait dengan dunia masak-memasak. Misalnya, berbisnis kue kering dan camilan, atau justru berbisnis katering. Jika Anda mempunyai ruangan atau lokasi yang strategis, cobalah membuka rumah makan atau restoran.

Bila fashion adalah dunia Anda, mengapa tidak mencoba membuka butik atau toko pakaian? Bisnis ini juga tidak kalah menggiurkan. Langkah ini diambil oleh Tutik Widyaningsih (47), warga Bintaro Sektor 6, ketika memutuskan berbisnis pakaian batik.

“Passion”

Mengusung merek Reyra, Tutik menawarkan beragam produk busana batik. Sebutlah blus batik, kemeja, kain batik, mukena, hingga scarf dari batik. Anda bisa menemukan produk batik ini di Reyra Boutique di Pasar Modern Bintaro.

Saat Etalase Bintaro (EBIN) mengunjungi rumah Tutik, tampak tumpukan aneka kain batik memenuhi salah satu ruangan di bagian belakang rumah.

“Saya memang pencinta batik. Jadi, sambil jualan, saya juga bisa pakai sendiri. Saat belanja bahan batik, saya akan memilih yang juga cocok dipakai sendiri,” ujar Tutik kepada EBIN.

Tutik mengaku baru membuka gerai busana batiknya di Pasar Modern pada 2012. Namun, sebelumnya, Tutik telah menerima pesanan pakaian batik di Cilacap. Baru pada 2009, Tutik dan keluarganya pindah ke Bintaro.

Dalam menjalankan bisnisnya, Tutik mengaku tanpa beban dan santai. Ia berbisnis untuk mencari kesibukan. Tutik juga belum pernah ikut pameran atau mempromosikan koleksi batiknya secara khusus. Karena tidak mempunyai target ketat, Tutik mengaku bisa menjalankan bisnisnya dengan nyaman.

Sisi menarik jualan batik itu, lanjut Tutik, adalah dirinya jadi mengerti jenis batik-batik dari berbagai pelosok daerah. Selain itu, Tutik juga bisa kenal penjual batik dari sejumlah daerah.

“Bonusnya, saya bisa membeli baju sendiri dari keuntungan yang diraih,” kata Tutik setengah bercanda.

Selain menjual batik atas desain sendiri yang diproduksi di luar Jakarta, Tutik juga menerima batik dari sejumlah pemasok. Selain itu, Tutik juga melayani batik dengan pesanan khusus atau sesuai permintaan dari pelanggannya.

Tutik tidak menyebut bahan batik khusus dari satu daerah. Namun, ia lebih menyukai jenis batik tulis meskipun ada juga jenis batik cap. Bagi Tutik, batik tulis mempunyai keindahannya sendiri. Ini yang membuatnya suka pada batik, terutama batik yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

“Selain batik, ada juga tenun khas Jepara dan kain tenun dari Lombok. Kain lurik juga ada,” jelas Tutik.

Produk Reyra ditawarkan dengan harga yang bervariasi. Anda bisa menemukan produk batik dan kain tradisional lain di Reyra mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 1,6 juta, tergantung dari jenis batik dan bahan yang digunakan. Dalam menjalankan Reyra (yang merupakan akronim dari kedua puteranya, yaitu Reyhan dan Rafdi), Tutik merasa bersyukur karena keluarganya sangat mendukung usahanya.

“Keluarga saya sangat mendukung. Apalagi suami saya yang rajin mengantarkan saya belanja bahan batik,” pungkas Tutik.

Saat ini peluang bisnis yang bisa dijalankan dari rumah memang cukup terbuka lebar, apalagi dengan perkembangan teknologi informasi. Prinsipnya, lakukan dengan passion penuh maka kesuksesan dapat diraih. [KUL/PRS]

Foto: Etalase Bintaro/Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments