foto1

Tips Bermanfaat Seputar Persiapan Pernikahan

Apakah Anda sudah serius berencana untuk menikah, atau bahkan sedang mempersiapkannya? Liputan Etalase Bintaro (EBIN) berikut ini akan memberi inspirasi untuk Anda.

Bukan rahasia lagi jika persiapan pernikahan adalah momen yang menegangkan. Alasannya, ketika mempersiapkan pernikahan, banyak energi yang dikerahkan. Di antaranya, pikiran, tenaga, waktu, biaya, hingga faktor emosi yang mudah meledak-ledak akibat calon mempelai merasa tegang.

Memahami hal tersebut Wolipop Women’s Lounge menggelar Creative Wedding Workshop yang diadakan di Largo Bistrot, Kemang, Jakarta Selatan baru-baru ini. Untuk memberikan kemudahan dan inspirasi untuk para calon pengantin, Wolipop menghadirkan langsung para pendiri portal pernikahan The Bride Dept, yaitu Putri Arinda dan Friska Ruslim.

Menentukan tanggal

The Bride Dept didirikan pertama kali pada Desember 2014 dan kini telah membantu ratusan persiapan pernikahan. Meskipun awalnya website ini berisi tentang informasi dan inspirasi pernikahan, dalam perkembangannya The Bride Dept juga menyediakan direktori dengan ribuan vendor di dalamnya. Lantas, inspirasi apa yang bisa dipetik dari keduanya?

“Pertama, kita harus menentukan tanggal pernikahan lebih dulu. Kalau tanggal pernikahan sudah ada, semua persiapan jadi lebih mudah. Setiap vendor yang ditemui calon pengantin pun pastinya akan selalu bertanya tanggal pernikahan lebih dulu,” kata Putri.

Putri menambahkan, sebaiknya ketika mengadakan acara lamaran, tanggal pernikahan sudah disiapkan. Selain itu, kepastian tanggal pernikahan juga akan memudahkan dalam hal-hal terkait persiapan pernikahan seperti reservasi gedung pernikahan.

Untuk menentukan tanggal pernikahan memang tidak mudah. Namun, Putri menyarankan agar kedua calon mempelai memilih tanggal pernikahan pada masa-masa kedua calon mempelai sedang tidak sibuk bekerja.

“Dari survei kami tahun 2015, pengantin kebanyakan memilih menikah pada bulan-bulan seperti September, Oktober, November, dan Desember. Ternyata alasan di baliknya adalah karena kebanyakan pengantin lebih suka memilih tanggal pernikahan setelah Lebaran atau Idul Fitri, yaitu yang paling aman adalah mendekati akhir tahun,” terang Putri.

Tentang vendor

Langkah yang tidak kalah penting adalah menentukan vendor. Friska menuturkan, sebaiknya calon pengantin mencermati kualitas dan hasil layanan para vendor. Bisa juga mendapatkan rekomendasi dari orang-orang terdekat. Namun, hal yang paling utama terkait vendor adalah faktor kecocokan.

“Sebaiknya, pilih vendor yang membuat Anda nyaman. Kalau vendor nyaman, persiapan pernikahan menjadi lebih enak dan mudah. Kita mengobrol dengan vendor juga mudah,” kata Friska.

Vendor untuk pernikahan memang cukup banyak. Di antaranya adalah venue atau lokasi pernikahan, wedding organizer, perias wajah, katering, dekorasi, undangan, fotografi dan video, serta busana pengantin.

Friska melanjutkan, terkait kebutuhan wedding organizer atau wedding planner, hal ini bersifat relatif, tergantung dari konsep pernikahan yang diselenggarakan. Putri menambahkan, karenaa sifat orang Indonesia yang mempunyai kekerabatan dekat, biasanya panitia persiapan pernikahan atau orang-orang yang memberikan bantuan persiapan pernikahan adalah keluarga inti dan keluarga besar dari kedua calon mempelai. Namun, hal ini tergantung dengan besaran pesta pernikahan. Jika pesta pernikahan digelar besar-besaran dan sulit ditangani sendiri bersama keluarga, sebaiknya gunakan jasa wedding planner atau wedding organizer. [KUL]

Foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Comments

comments