foto2

Berburu “Seafood” Sedap

Kelezatan olahan seafood dan ikan-ikanan memang tiada duanya. Tanpa campuran bumbu terlalu banyak, seafood yang telah dimasak menunjukkan orisinalitas rasa. Dicampur dengan sayur atau disantap segar pun tidak kalah sedap. Daripada tak mampu menahan air liur di ujung lidah gara-gara membayangkannya, mari kita singkap beberapa rumah makan dan restoran seafood.

Di kawasan Bintaro, ada beberapa lokasi. Di antaranya adalah Seafood 32 yang berlokasi di Pasar Modern Bintaro dan Borolali Seafood di Bintaro Sektor 3. Beralih ke kawasan Serpong dan sekitarnya, temukan Seafood 68 di Pasar Modern BSD.

Sementara itu, di Pasar Paramount Serpong terdapat Seafood Blankon. Ada Kepiting Asap Big Joe di Pasar 8 Ruko, dekat dengan kawasan Alam Sutera. Seperti namanya, Kepiting Asap Big Joe menyajikan olahan kepiting asap dengan bumbu rempah yang cukup tajam. Restoran atau rumah makan yang menyajikan olahan seafood di kawasan Gading Serpong juga cukup banyak. Beberapa yang cukup terkenal antara lain Aroma Dermaga Seafood dan Sari Laut.

Di antara ruko

Olahan seafood memang lezat. Namun, harganya pun biasanya lebih mahal dibandingkan jenis kuliner lainnya. Apalagi jika olahan seafood menggunakan bahan impor. Kita pun perlu pintar-pintar dalam memilih lokasi kuliner seafood. Warung tenda kerap identik dengan kuliner dengan harga terjangkau. Akan tetapi tidak semua warung tenda menyajikan seafood dengan harga terjangkau. Pun demikian dengan seafood yang disajikan dalam rumah makan.

Waorenk Kito tampak luar.

Waorenk Kito tampak luar.

Jika Anda ingin bersantap ala rumahan, cobalah melangkahkan kaki ke arah kawasan Jalan Raya Kelapa Puan, Gading Serpong. Di antara deretan ruko di kawasan tersebut, terdapat sejumlah rumah makan dan restoran yang menyajikan hidangan laut. Salah satunya adalah Warung Kito.

Rumah makan ini menyajikan varian hidangan laut seperti kakap asam manis, udang bakar madu, udang telor asin, kerang ijo masak pedas, dan cumi rica-rica. Anda bisa memilih bersantap dengan paket nasi lengkap dengan lauk seafood atau “makan tengah”. Tidak hanya ikan laut, Waroenk Kito juga menyajikan ikan air tawar seperti gurameh.

Cumi paprika.

Cumi paprika.

Bagaimana soal rasa? Tim Etalase Bintaro (Ebin) menjajal cumi paprika. Daging cumi ini diiris tipis kemudian dimasak dengan paprika. Ada tambahan potongan jagung muda di dalamnya. Perpaduan bumbunya sebenarnya cukup lezat. Daging cumi pun terasa masih segar. Sayangnya, jumlah potongan cumi dan paprika tidak begitu banyak dalam satu porsi.

Berikutnya, capcay seafood dipilih untuk mengetahui tingkat kesegaran seafood lainnya. Sayuran dalam capcay ini cukup banyak. Dilihat dari potongannya, sayuran dalam capcay juga terlihat segar dan tidak layu. Demikian pula dengan beragam seafood dalam capcay seperti udang, cumi, dan bakso ikan, semuanya terasa kesegarannya. Hampir tidak tercium aroma amis yang biasanya menguar ketika menikmati  seafood.

Capcay seafood

Capcay seafood

Beralih ke ikan air tawar. Pilihannya jatuh pada gurameh bakar madu. Daging gurameh terlihat dimasak terlebih dulu. Baru setelahnya daging gurameh dibakar dengan bumbu madu. Hasilnya, gurameh bakar madu ini bertekstur garing dan renyah, matang hingga ke tiap sela dagingnya. Rasa gurih tercipta, bercampur dengan manisnya madu. Sungguh perpaduan yang nikmat.

Menariknya, gurameh bakar madu ini disandingkan dengan sayuran dengan bumbu kacang tanah di atasnya. Perpaduannya unik. Kematangan gurameh bakar madu beradu dengan segarnya sayuran berbumbu kacang. Berkat sayuran segar sebagai lalap, rasa enek hampir tidak terasa.

Es lemon tea.

Es lemon tea.

Akhiri santap kuliner ini dengan jus buah segar atau es teh lemon. Lengkap sudah menikmati sajian segar di Warung Kito. Tidak hanya seafood, Waroenk Kito juga menyajikan beragam varian olahan ayam dan daging sapi. Jadi, jika Anda mengajak bersantap dengan teman atau keluarga yang mengalami alergi seafood, masih ada pilihan lainnya yang tidak kalah sedap. Harga varian menu di Waroenk Kito pun terbilang ramah di kantong. Tertarik mencoba bersama keluarga? [KUL]

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Comments

comments