01

Derap “yang Muda” di Kancah Musik Indonesia

Kreativitas adalah nirbatas. Batas yang dimaksud, termasuk usia. Tak terkecuali dalam bermusik. Kreativitas ini terkoleksi dari sejumlah sudut di kawasan Bintaro, dieram melalui perjalanan panjang dari satu grup band ke band lain, sampai akhirnya lahir dengan nama Teenagers.

Teenagers adalah grup musik anyar yang bersiap turut mewarnai blantika musik di Tanah Air. Beranggotakan Rezha Aditya (vokal), Roy Lee Joestyene (gitar), Deni Kristianto (bass), dan Vicky Sasmita (drum), Teenagers hadir membawa percik segar lewat sajian musik bernuansa pop-rock. Single terbaru Teenagers yang berjudul “Cintai Aku” bisa diunduh melalui sejumlah aplikasi musik.

“Lagu ‘Cintai Aku’ ini menceritakan tentang rasa cinta pada seorang wanita, tetapi kasih tidak sampai. Jadi, gambarannya sama seperti saya suka wanita ini, meskipun dia mencintai yang lain, saya berharap dia tetap mencintai saya,” terang Roy.

Menurut Roy, asal mula lagu “Cintai Aku” adalah ungkapan cinta pada ibu yang telah meninggal dunia. Namun, agar lebih universal dan mudah diterima banyak orang, lagu awal ini diubah di bagian lirik menjadi kisah percintaan. Awalnya Roy yang menggubah lagu, selanjutnya Rezha yang menyesuaikan agar lirik lagu ini cocok didengarkan di telinga anak muda.

Adegan saat pembuatan video klip “Cintai Aku” di kawasan Menteng.

Adegan saat pembuatan video klip “Cintai Aku” di kawasan Menteng.

Baru

Teenagers memang grup musik baru yang terbentuk pada 2016 ini. Namun, jangan salah, sejumlah personelnya bukan orang baru dalam dunia musik. Sebagai contoh, Roy yang pernah menjadi salah satu pemain pendukung dalam band-band ternama seperti Dewa. Rezha, sang vokalis, juga kerap pentas di sejumlah hotel bergengsi di Jakarta.

“Setelah bertemu dengan Roy, teman SMA saya, terbersit di pikiran kami untuk membentuk band. Jadi, kami pun mengajak teman-teman lain, yaitu Vicky (adik Roy), dan Deni,” tutur Rezha.

Bermarkas di Bintaro, Teenagers yang membawa semangat muda ini rutin mengadakan latihan rata-rata seminggu dua kali sebelum fokus untuk mempersiapkan debutnya melalui video klip “Cintai Aku”. Roy mengaku, dalam bermusik, anggota Teenagers mempunyai selera yang mirip. Mereka menyukai Guns N’ Roses, Bon Jovi, atau musisi lain dari Amerika Serikat dan Inggris (britpop), seperti Coldplay.

“Kami coba mengeluarkan single, tunggu sampai sekitar 5-6 bulan sambil promosi di radio-radio dan Youtube. Lihat perkembangannya seperti apa. Kalau bagus dan banyak yang support, kami lanjutkan lagu berikutnya. Mudah-mudahan sampai sukses,” kata Roy.

Teenagers percaya diri meskipun mengawali single dengan personel yang rata-rata berusia 30-an. Roy mengatakan, saat ini tren musik di Indonesia tidak selalu memandang tampilan wajah yang sedap dipandang, tetapi lebih banyak memperhatikan musik yang diusung.

“Sejak 2008, saya melihat ada perubahan tren di sini. Dulu, orang memang masih melihat tampang. Sekarang, orang lebih melihat, musiknya seperti apa,” terang Roy.

Rezha Aditya, vokalis Teenagers yang juga warga Jasmine Garden Bintaro.

Rezha Aditya, vokalis Teenagers yang juga warga Jasmine Garden Bintaro.

Teenagers, yang membawa musik yang bernuansa muda, dinamis, dan fleksibel, diyakini dapat diterima oleh pendengar dan penggemar musik di Indonesia. Alih-alih masuk langsung ke pasar pendengar di Jabodetabek, Teenagers justru mengawali promosi di sejumlah daerah di Indonesia. Dengan pertimbangan, jika musik Teenagers mudah diterima di luar Jabodetabek, masuk ke Jabodetabek akan lebih mudah.

“Harapan kami bukan ngetop. Tapi kalau lagu kami dinyanyikan orang lain, perasaannya itu senang, bangga. Kami hanya berharap, bagaimana caranya lagi kami dinyanyikan orang lain. Apa yang dibuat dari hati, bisa juga disampaikan ke orang lain dan orang merasakan,” kata Roy lagi.

Rezha mengaku merasa bersyukur. Istri dan anak-anaknya mendukung karier bermusik dirinya. Asalkan bisa membagi waktu antara keluarga dan bermusik, bagi Rezha hal tersebut tidak masalah. Pada waktu rehat, ayah dua orang anak ini bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Deni, Vicky, dan Roy pun merasakan hal serupa. Doa dan dukungan keluarga menyertai perjalanan mereka dalam bermusik. [KUL]

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula dan Prasto

Comments

comments