jerawat

Kebiasaan Sepele Pemicu Jerawat

Jerawat bermunculan seolah tak henti. Apa yang terjadi? Padahal aktivitas mencuci muka tidak pernah terlupa. Jerawat pun telah diobati. Namun, tetap saja jerawat baru tumbuh tak henti. Sekarang, coba diteliti. Bisa jadi kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari adalah penyebabnya.

Tangan kotor

Jerawat bisa muncul akibat bakteri atau kotoran yang menyumbat pori-pori wajah. Jika Anda tidak ingin jerawatan, perhatikan lebih dulu bahan-bahan yang dapat membuat kulit terkontaminasi bakteri dan kotoran. Misalnya, menelepon dengan ponsel, terlalu sering menyentuh wajah, dan sering memencet wajah.

Layar ponsel tanpa kita sadari sering menempel pada pipi ketika menelepon. Padahal, layar ponsel dan permukaan ponsel lainnya belum tentu bersih. Akibatnya, kebiasaan ini bisa memicu jerawat. Solusinya, bersihkan layar ponsel secara rutin dan sebelum digunakan untuk menelepon.

Tangan adalah salah satu organ tubuh yang paling banyak beraktivitas. Risiko tangan kotor, terpapar debu atau kotoran lainnya sangat mungkin terjadi. Agar jerawat tidak bertambah, hindari terlalu sering menyentuh kulit wajah. Hindari pula memencet jerawat karena dapat memicu peradangan atau munculnya jerawat baru.

Kosmetik tidak sesuai

Satu merek kosmetik tidak selalu cocok untuk semua orang. Saran untuk memilih jenis kosmetik yang tepat ada benarnya. Kosmetik yang tidak sesuai dengan wajah justru bisa memicu reaksi alergi atau timbulnya masalah jerawat. Jika Anda telah menemukan merek kosmetik yang sesuai, sebaiknya hindari berganti-ganti kosmetik agar jerawat tidak bertumbuhan di wajah.

Sebelum mengaplikasikan kosmetik atau riasan, pastikan wajah benar-benar dalam kondisi bersih. Setelah beraktivitas dengan menggunakan kosmetik, segera bersihkan wajah. Pembersihan wajah juga bisa dilakukan sebelum tidur. Cara ini juga dapat mencegah timbulnya jerawat.

Jerawat yang muncul akibat kosmetik juga bisa dipicu akibat pemakaian kuas kosmetik dan aplikator kosmetik lainnya yang jarang dicuci. Aplikator kosmetik seperti spons biasanya cenderung lembab, kondisi yang lembab ini menjadi lahan subur bagi tumbuhnya jamur. Untuk itu, sebaiknya bersihkan aplikator kosmetik dengan cara mencucinya paling tidak seminggu sekali.

Setengah hati

Jika Anda berniat mengobati jerawat, obatilah jerawat hingga tuntas. Mengobati jerawat dan berhenti di tengah jalan atau sebelum sembuh bisa membuat kebal pada obat jerawat. Jerawat pun tidak kunjung sembuh. Untuk itu, sekali Anda melakukan pengobatan jerawat, lakukan hingga jerawat berangsur menghilang.

Membersihkan wajah yang dilakukan setengah hati atau tidak konsisten juga bisa memicu jerawat. Apalagi wajah tidak dibersihkan ketika masih mengenakan kosmetik, risiko jerawat bermunculan pun lebih besar.

Makanan tak sehat

Sensitivitas tiap orang berbeda-beda soal efek makanan. Ini yang membuat seseorang lebih mudah berjerawat atau mengalami gangguan kesehatan lainnya ketika mengonsumsi makanan tertentu. Sebutlah misalnya goreng-gorengan, makanan yang menggunakan zat pengawet berlebihan, makanan berlemak tinggi, makanan yang mengandung kadar gula tinggi, dan makanan yang merupakan produk turunan dari susu.

Cara paling bijak menghindari jerawat adalah mengenali jenis makanan pemicu jerawat. Lebih baik perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Konsumsilah air putih paling tidak 8 gelas dalam sehari. Imbangi dengan olahraga dan istirahat yang cukup. Metabolisme yang baik dan daya tahan tubuh tinggi dapat menghindarkan risiko gangguan kesehatan. [KUL]

Ilustrasi: YonK

Comments

comments