3108-lokasi usaha(shutter)

Kiat Memilih Lokasi Usaha

Asal di pinggir jalan, usaha yang dibangun pasti hoki. Benarkah demikian? Memikirkan lokasi ketika membuka usaha memang paling penting. Akan tetapi, pastinya tidak sembarang pilih lokasi. Ada sejumlah pertimbangan lain tentang lokasi yang patut kita pelajari.

Jenis usaha               

Jika usaha yang dibangun bergerak di bidang jasa, misalnya jasa pengiriman paket, salon, atau bengkel, lokasi yang berada di pinggir jalan seolah jadi keharusan. Ruang usaha Anda memang sebaiknya mudah ditemukan dan dicapai para pelanggan.

Beda halnya bila Anda berbisnis jual-beli baju secara online tanpa butik. Untuk jenis bisnis ini, lokasi bisnis tidak harus di pinggir jalan. Anda bisa mengelola bisnis dari rumah, asalkan rumah memadai untuk proses produksi pakaian, pengemasan, dan mempunyai kemudahan akses untuk pengiriman barang.

Lokasi pembeli

Sebelum menentukan lokasi, ada baiknya tentukan dulu pangsa pasar bisnis yang dibangun. Misalnya jasa fotokopi. Carilah lokasi yang berdekatan dengan kompleks kampus atau sekolah dan perkantoran agar lebih dekat dengan pelanggan yang rata-rata pelajar atau pekerja kantoran.

Begitu pula ketika ingin membuka waralaba minimarket. Sebaiknya pilih lokasi yang berdekatan dengan daerah permukiman atau kompleks perumahan. Dengan begitu, ruang usaha Anda bisa berdekatan dengan pelanggan atau pembeli.

Keamanan

Aman dalam hal ini tidak hanya berarti ruang usaha dijaga satpam 24 jam dan aman dari tindak pencurian. Konteks aman lebih luas. Artinya, ruang usaha perlu berada di lokasi yang aman dari banjir (didukung dengan sistem drainase baik), tanah longsor (fondasi kuat), dan bukan termasuk daerah aliran sungai.

Aman juga bisa berarti ruang usaha mempunyai struktur bangunan yang baik dan kokoh dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Di dalam ruang usaha juga terdapat akses jalan keluar dan peralatan keselamatan seperti alat pemadam kebakaran.

Akses

Kemudahan akses tidak hanya untuk para pekerja dan pemilik usaha, tetapi juga para pelanggan dan calon pembeli. Inilah alasannya ruko-ruko banyak dibangun di pinggir jalan raya. Jika tidak di pinggir jalan, lokasi yang berdekatan dengan area publik lainnya seperti rumah sakit, taman kota, dan tempat ibadah juga menguntungkan.

Tidak hanya bisa dicapai dengan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil, akan lebih baik lagi jika daerah di sekitar ruang usaha juga bisa dicapai dengan kendaraan umum. Sarana angkutan massal seperti bus secara tidak langsung akan “memberitahukan” ruang usaha Anda ketika bus melintas di depan ruang usaha.

Jumlah pesaing

Membuka rumah makan masakan Jawa di sebelah rumah makan masakan Jawa sudah pasti bukan langkah tepat. Ini berpotensi mematikan bisnis. Untuk itu, pilih kawasan yang masih jarang atau belum dijamah bisnis serupa. Misalnya, membuka toko bunga atau florist di lokasi yang belum terdapat toko bunga tetapi dekat dengan salon atau bridal.

Polesan

Tampilan luar yang menarik sudah pasti akan lebih “menjual”. Oleh karena itu, pertimbangkan desain ruang usaha Anda agar mudah menarik perhatian tetapi tetap terlihat apik. Trik ini akan membuat pelanggan dan calon pembeli mengingat-ingat ruang usaha Anda.

Tidak terkecuali ketika berkantor atau membangun usaha di rumah sendiri. Untuk mengantisipasi para suplier atau pemasok yang ingin bertamu dan bekerja sama, calon pembeli yang ingin melihat langsung lokasi produksi, ataupun jurnalis yang meliput usaha Anda, sebaiknya dekorasilah ruang usaha di rumah agar tampil menarik dan membuat setiap orang nyaman di dalamnya. [KUL]

Ilustrasi: Shutterstock

Comments

comments