2108-Makan Bersama Keluarga

Rekatkan Keluarga dengan Makan Bersama

Bersantap bersama keluarga tampaknya kegiatan sederhana yang mudah dilakukan. Namun, sadarkah Anda, sebagian dari kita sering melupakannya. Pergi kerja pagi hari sebelum anak-anak bangun tidur dan pulang setelah anak-anak tidur malam hari membuat interaksi bersama keluarga jadi minim. Jangankan makan bersama, bertemu saja jarang. Demikian mungkin benak kita.

Jika Anda kebetulan senggang di rumah, misalnya pada akhir pekan, tak ada salahnya meluangkan waktu makan bersama. Pagi, siang, atau malam hari, cobalah makan bersama keluarga. Tidak perlu jauh-jauh pergi ke restoran atau rumah makan. Makan bersama di rumah sendiri juga tidak kalah seru. Bahkan, makan bersama di rumah mempunyai banyak sisi positif.

Konsumsi makanan bergizi

Riset di State University of New Jersey, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa orang-orang yang makan bersama keluarga secara rutin mendapatkan berbagai manfaat. Di antaranya, peningkatan konsumsi makanan bergizi (sayuran dan buah-buahan), pengurangan konsumsi junk food dan minuman ringan, serta mempunyai pola makan yang lebih baik. Para pakar gizi meyakini, makan bersama keluarga dapat mendorong anak mengonsumsi lebih banyak makan buah dan sayur-mayur.

Hal ini juga didukung suatu riset tahun 2000 tentang pola makan dalam keluarga. Hasilnya menyatakan, anak usia 9-14 tahun yang mempunyai kebiasaan makan malam bersama keluarga lebih sering mengonsumsi buah dan sayuran serta makanan bergizi lainnya.

Hemat

Memasak makanan sendiri di rumah sudah jelas lebih sedikit mengeluarkan biaya. Bandingkan jika Anda setiap kali makan bersama di restoran, berapa rupiah yang mengalir hanya untuk makan? Bersantap di rumah juga bisa lebih sehat. Anda bisa memilih bahan-bahan mentah yang segar dan membersihkan bahan masakan dengan baik. Pilihan bumbu pun tentunya disesuaikan dengan selera anggota keluarga.

Rutinitas dan kedisiplinan

Gangguan pola makan bisa muncul akibat pemilihan jenis makanan yang tidak tepat. Namun, gangguan pola makan ini juga bisa terjadi akibat jam makan yang tidak beraturan setiap hari. Dengan membiasakan makan bersama keluarga, setiap orang akan makan bersama pada waktu yang telah ditentukan. Gangguan pencernaan seperti maag atau asam lambung naik pun tidak terjadi jika aktivitas makan dilakukan teratur. Dengan pengaturan jam makan ini, anak-anak pun akan mengikuti ritme makan dan menjadi lebih disiplin.

Jalin relasi 

Dalam makan bersama, setiap anggota keluarga bisa saling bertukar cerita. Cerita-cerita sederhana inilah yang membangun kedekatan atau relasi yang lebih dekat antaranggota keluarga. Sebaiknya jangan berkeras hati atau terlalu serius ketika makan bersama. Ciptakan suasana santai dan akrab di dalamnya.

Redakan stres

Suasana santai saat makan bersama dapat membantu menurunkan kadar stres. Meskipun beban pikiran cukup banyak, saat makan bersama, tingkat ketegangan menurun. Stres pun berkurang. Bahkan, rasa bahagia bisa muncul ketika makan bersama keluarga tercinta.

Jadi, tunggu apa lagi? Longgarkan waktu Anda, sempatkan diri bersama keluarga. Rangkum kebersamaan ini dengan bersantap di rumah bersama keluarga tercinta. [KUL]

noted: Rekatkan Keluarga  dengan Makan Bersama

Comments

comments