01

Wisata Mistis yang Bikin Penasaran

Cerita mistis kerap menempel di setiap tempat-tempat bersejarah, tak terkecuali di Indonesia. Legenda menyeramkan tumbuh subur dan terjaga. Tapi sepertinya tak memengaruhi minat orang untuk datang. Bahkan kadang jadi salah satu daya tarik wisata.

Mungkin banyak orang yang malah ingin merasakan sendiri aroma mistis tersebut. Dari sekadar iseng, ingin mengetahui kisah yang sebenarnya, hingga ingin uji nyali. Banyak pula yang sengaja mengabadikan momen tersebut lewat kamera. Pegiat film atau televisi juga sering mengambil gambar di tempat-tempat penuh misteri.

Apalagi mayoritas tempat sejarah memiliki latar belakang yang kelam. Bangunan besar dan tinggi, hasil peninggalan Belanda, makin memperdalam kesan mistis. Seperti tempat penyiksaan orang yang kalah perang, bekas penjara, bekas rumah sakit, tempat persembunyian dari musuh, dan sebagainya.

Benar atau tidak ada penghuni lain di sana, terserah pada kepercayaan masing-masing. Kuatkan mental dan ajaklah teman bila tak berani datang sendiri. Atau tour guide bisa membantu menjelaskan cerita yang sebenarnya agar kita tidak salah kaprah, hingga akhirnya lupa pada nilai sejarah bangunan itu sendiri.

Lawang Sewu

Seribu pintu, seribu cerita. Lawang Sewu di Semarang ini telah menghasilkan aneka cerita yang berbeda, tapi mengandung unsur yang sama, yakni seram. Dulu merupakan penjara di era kolonial, kemudian di masa kemerdekaan sempat menjadi hotel. Namun akhirnya ditutup dan sampai sekarang dibuka untuk kunjungan wisatawan.

Disarankan, gandeng teman atau tim buat ramai-ramai. Sebab sering terdengar pengunjung yang tersesat dan lama tak bisa keluar karena kebingungan sendiri. Lawang Sewu ditutup menjelang malam. Sebagai antisipasi terdengarnya suara-suara aneh, penampakan yang gentayangan, dan orang kesurupan.

Goa Jepang

Berada di Dago, Bandung. Goa Jepang juga santer memiliki cerita horor yang mengerikan. Sejarahnya tempat persembunyian tentara Jepang dari perburuan sekutu. Saat mereka ditemukan, terjadi pembantaian dan penyiksaan yang kejam. Beberapa saat kemudian, Goa Jepang menjadi gua angker. Konon, hindari mengucapkan kata “lada” bila tak ingin tertimpa sial.

Museum Fatahillah

Tak banyak yang menyadari bahwa Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta yang megah tersebut, sebelumnya merupakan bangunan penjara. Tempat menghabisi nyawa para budak, tahanan perang, pemberontak, dan lainnya. Tak hanya di dalam gedung, kisah horor juga dapat Anda rasakan di halaman depannya dan beberapa bangunan di samping.

Wisma Tumapel

Awalnya wisma yang berada di Malang ini akan dijadikan hotel mewah oleh Belanda. Namun batal seiring kehadiran pihak Jepang dan mengubahnya sebagai kantor pemerintahan. Beberapa ruangan sengaja dikunci dan tertutup untuk pengunjung. Entah apa alasannya, yang penting bila Anda berada di sini jaga sikap dan kata-kata yang akan dilontarkan.

Lubang Buaya

Dari awal Lubang Buaya, Jakarta, memang tenar sebagai tempat penyiksaan. Kesan menyeramkan seperti tak bisa hilang. Anda bisa mendengar jeritan, tangisan, dan suara mengerikan dari sumber yang tak jelas asal-usulnya. Penampakan sosok tentara telah berkali-kali terlihat. Kesurupan juga dialami oleh pengunjung. Untuk itu, jangan melamun bila tak mau dimasuki roh dari dunia lain. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments