foto1407

Usia Berapa Anak Boleh Menggunakan Kosmetik?

Ingin terlihat cantik memang naluri perempuan, termasuk anak perempuan. Namun cantik dengan menggunakan make-up bisa mendatangkan masalah bagi anak. Karena efek kandungan dalam kosmetik belum tentu baik untuk kulit anak-anak. Lalu kapan putri kecil Anda boleh “mencicipi” make-up?

Apabila anak masih berusia di bawah 10 tahun atau justru masih balita, sebaiknya jangan berikan anak kosmetik. Berikan pemahaman pada anak jika kosmetik hanya untuk orang dewasa. Anda pun perlu menjelaskan pada anak jika anak-anak sudah cukup cantik tanpa menggunakan riasan.

Jika anak Anda tergolong centil dan ingin tampil cantik, jelaskan pada anak bahwa mereka pun bisa cantik dengan penampilan yang tepat. Misalnya, menggunakan baju yang sudah diseterika, menyisir rambut, menggunting kuku hingga rapi, dan menggunakan sepatu sneaker dengan kaus kaki. Tampilan anak pun bisa dipercantik dengan aksesori yang tepat. Misalnya bando, pita rambut, jepit rambut, gelang, dan kalung yang berwarna-warni.

Make-up yang pas

Ketika anak beranjak dewasa dan memasuki masa pubertas atau rata-rata usia 12 tahun ke atas (usia sekitar SMP), keinginan untuk berdandan bisa jadi bertambah. Apalagi dengan informasi kecantikan yang tidak hanya dari majalah, tetapi juga internet. Belum ditambah tutorial riasan dari Youtube yang mudah diakses siapa saja. Merias diri seakan semakin mudah. Sebenarnya, pada usia ini anak sudah boleh menggunakan sedikit make-up.

Pelembap yang bertekstur ringan boleh digunakan oleh putri Anda. Demikian pula dengan lip gloss. Hindari pemakaian foundation atau alas bedak karena akan menambah beban kulit anak yang masih lembut dan sensitif. Untuk menghindari wajah kucel, anak pun bisa menggunakan bedak tabur yang lembut. Gunakan bedak yang memang dibuat untuk remaja. Jika tidak yakin dengan merek atau segi keamanannya, remaja bisa menggunakan bedak bayi.

Sebaiknya make-up untuk usia awal remaja adalah untuk menonjolkan kecantikannya, bukan untuk menutupi kekurangan. Biarkan kulit remaja bernapas dengan baik. Pemakaian kosmetik berat yang terlalu dini justru bisa merusak kulit remaja yang masih bagus.

Untuk acara-acara khusus, anak bisa menggunakan maskara atau blush-on warna pink ringan. Sesekali menggunakan eyeshadow shimmer juga tidak masalah.

Lebih percaya diri

Meskipun terhitung mulai dewasa, sebaiknya jangan membebaskan anak dalam memilih kosmetiknya. Kulit remaja masih bagus, kencang, dan kenyal. Masalah kulit yang umum terjadi pada awal remaja adalah jerawat. Oleh karena itu lebih baik ajarkan pada mereka bagaimana merawat kulit dengan benar.  Ajari mereka untuk membersihkan wajah secara rutin paling tidak dua kali sehari dengan produk perawatan yang sesuai jenis kulit.

Sebagai orang tua, Anda hanya perlu mengawasi agar anak tidak merias diri berlebihan. Perhatikan pula jenis kosmetik yang digunakan anak, pastikan tidak ada kandungan berbahaya di dalamnya. Namun yang terpenting adalah mengajarkan anak untuk selalu percaya diri. Pada usia awal remaja, umumnya anak berdandan karena ingin terlihat lebih dewasa dan menarik di antara teman-teman sebayanya. Dengan rasa percaya diri yang kuat, anak tak terlalu bergantung pada make-up untuk bisa terlihat menarik.  [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments