04

Strategi Hadapi Tetangga Kepo

Memiliki tetangga itu menyenangkan. Namun menjadi masalah kala punya tetangga yang berlagak mirip detektif alias kepo. Haus akan informasi kehidupan pribadi Anda dan membuat kita serasa tak punya privasi. Bagaimana cara menghadapinya?

Kepo merupakan akronim dari knowing every particular object. Sebutan yang dilayangkan pada sifat suka serba ingin tahu atas kehidupan orang lain. Kadang cara untuk mendapatkan informasi sudah tak sehat dan melampaui batas-batas norma kesopanan. Bahkan makin gencar dilakukan saat yang bersangkutan tidak mendapat apa yang dia inginkan.

Sikap yang demikian tidak bisa dianggap enteng. Karena dari kepo pula, kita yang paling kena getahnya. Berawal dari kepo, gosip mulai beredar. Kabar yang belum tentu benar adanya. Menurunkan citra diri dari sebelumnya baik-baik saja.

Tentu saja konflik dengan orang yang suka kepo tak terhindar. Hubungan jadi renggang. Dan bisa pula memengaruhi hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Di samping itu orang-orang terdekat kita ikut kena imbasnya. Misalnya keluarga dan anak.

Gegabah dan ceroboh mengatasinya justru makin memperdalam persoalan. Butuh jurus khusus berhadapan dengan orang yang suka kepo.

Tolak dengan senyuman

Ada saatnya kita tidak ingin berkata-kata. Cukup melemparkan senyuman sebagai jawaban atas berbagai pertanyaan yang sedang dilontarkan. Kalau perlu, tambahkan dengan anggukan kepala dan segera undur diri. Jangan bertahan lama di tempat yang sama, sebab si tukang kepo bisa tergerak untuk melancarkan pertanyaan-pertanyaan baru. Biarkan mereka bertanya-tanya sendiri dan mengartikannya sendiri.

Sibuk dan pura-pura tak mendengar

Saat mereka sibuk mempertanyakan banyak hal tentang privasi kita, kita juga bisa sibuk mengerjakan yang lain. Walau hanya berpura-pura. Cara ampuh yang bisa diterapkan di lain waktu kala mereka terlihat akan mendatangi kita. Seperti memasang headset pada daun telinga atau tampak menerima telepon. Sehingga menimbulkan kesan kita tak mendengar apapun yang mereka katakan.

Bersikap cool

Namun dalam kesempatan yang membuat kita tak bisa menghindar dan terjebak dengan aneka pertanyaan, pasang sikap cool. Tunjukkan bahwa kita tetap bisa menguasai diri, tidak terkejut dengan serangan yang dilancarkan, dan berikan kesan tenang. Kalau memang harus menjawab, berikan saja jawaban yang diplomatis. Sebagai upaya menutup usaha penanya tidak bertanya-tanya lagi.

Sebenarnya dia sedang haus perhatian

Sadari kemungkinan sifat kepo terjadi karena tidak ada kesibukan yang berarti. Menganggur lalu mencari-cari urusan yang bisa dikerjakan. Semata-mata untuk melampiaskan waktunya yang tersisa banyak dan membutuhkan reaksi balik dari orang lain. Atau haus akan perhatian. Maka, kenapa tidak Anda balik saja bertanya dengan pertanyaan yang sama. Tebak saja, pasti orang yang kepo akan langsung antusias menjawab.

Katakan tidak suka

Namun ketika kepo selalu kita temui tiap hari dan sudah amat mengganggu, alangkah baiknya kita berterus terang saja. Katakan bahwa Anda tak suka dengan sifat yang diembannya. Bila kita terus mengelak, penanya mungkin tidak pernah menyadari kekeliruannya selama ini telah mengusik privasi orang lain. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments