17

Sisa Bahan Makanan yang Bermanfaat

Opor dan aneka hidangan Lebaran mungkin sudah habis. Kini saatnya Anda mulai memasak lagi. Beberapa bagian bahan mentah yang biasa dibuang saat proses memasak ternyata bisa bermanfaat, lho. Bahkan ada yang kaya nutrisi.

Tidak aneh memang. Membuang sisa bahan makanan sudah menjadi kebiasaan. Turun temurun sebagai pengalaman yang diwariskan. Disamping minimnya literasi yang memuat peran sisa bahan makanan.

Memanfaatkannya secara optimal tentu akan diterima baik oleh tubuh. Di samping Anda dapat melakukan penghematan anggaran belanja. Efek kreatif memasak dari bahan sisa. Sekaligus langkah cerdas mengurangi sampah rumah tangga.

Kulit telur

Kulit telur spontan disingkirkan usai direbus atau isinya akan digoreng. Dianggap tak berguna karena hanya pembungkus saja. Faktanya, kulit telur mengandung kalsium. Zat penting untuk tulang yang sehat. Untuk hasil yang terbaik, cuci bersih kulit telur dan jemur hingga kering. Haluskan, lalu campurkan serbuknya pada makanan atau minuman. Kulit telur juga bisa menyuburkan tanaman, lho.

Kulit bawang merah

Walau terkesan tipis dan rapuh, kulit bawang sangat jago menjaga stamina. Mengandung quercetin, yang tak lain adalah antioksidan. Zat ini mampu melepas hormon yang memicu anti-alergi dan memperlebar paru-paru sehingga orang asma bisa bernapas lebih lega. Masukkan saja pada kaldu masakan, dan rasakan manfaatnya dari sekarang.

Kulit pisang

Mari kita ulas deretan zat penting yang tersimpan di kulit pisang. Pertama, kalium yang bisa menjaga tekanan darah selalu normal. Rebus kulit pisang dan minum airnya pada suhu hangat. Kedua, zat serotonin untuk penjaga suasana hati dan menjauhi depresi. Dan ketiga, senyawa yang efektif memutihkan gigi secara alami. Tinggal gosokkan pada gigi beberapa menit, ulangi beberapa kali untuk hasil yang maksimal. Ajaib kan?

Kulit jeruk

Selain terkenal mengandung vitamin dan mineral, kulit jeruk masih menyimpan nutrisi yang lain. Yakni kalsium, magnesium, zinc, tembaga, kalium, dan fosfor. Parut kulitnya dan campurkan pada bubur kacang hijau atau menu lain. Bila dijemur sampai kering dan dibakar, bisa menjadi obat pengusir nyamuk.

Daun brokoli

Beta karoten yang dimiliki daun brokoli lebih banyak ketimbang pada bagian kuntumnya. Makin lengkap dengan kandungan vitamin C dan kalsium. Karena itu, jangan buru-buru dibuang. Sertakan saja bersama kuntumnya pada menu harian Anda.

Daging putih semangka

Daging putih yang menempel pada kulit semangka sering tidak dikonsumsi. Kalah akibat warnanya yang pucat dan rasanya yang lebih hambar. Padahal di dalamnya tersimpan asam amino citrulline. Zat yang mendukung aliran darah berjalan sempurna. Jika Anda masih enggan mencicipi, coba saja mencampurkan dalam smoothie bersama buah-buahan yang lain. Misalnya daging semangka yang berwarna merah, strawberry, perasan air lemon, jus jeruk, juga tak ketinggalan beberapa tetes madu.

Air rebusan sayur

Sama sekali tidak salah bila Anda minum air rebusan sayur, daripada membuangnya karena dikira hanya sisa. Air rebusan memiliki zat yang tak kalah kayanya dari sayur. Bernutrisi penting hasil menyerap zat-zat sayur saat sedang direbus. Lagipula juga menawarkan rasa yang enak dan menyegarkan bagi tenggorokan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments