24-3

Sebuah Buku dan Musik

Sebuah buku, apapun bentuknya, cetak maupun elektronik, akan membuka wawasan bagi pembacanya. Tak heran bila UNESCO menetapkan 23 April sebagai Hari Buku Sedunia atau Hari Buku Internasional. Dan Senin kemarin, di tanggal yang sama, sebuah buku tentang relasi ibu dan anak diluncurkan.

Adalah Caesilia Intan Pratiwi, warga Emerald Bintaro yang juga seorang ibu dari seorang anak laki-laki kelas satu SMA. Berbeda dengan anaknya yang serius dan rajin belajar, Intan yang mengelola berbagai usaha di bidang musik bersama suaminya, lebih santai dan cuek. Intan bahkan sering mengingatkan Hugo, anaknya, agar tak terlalu serius belajar.

Si Bolu Kukus Mungil.

Relasi “tak biasa” ini lalu dituangkan Intan dalam sebuah buku berjudul “Catatan kecil Si Bolu Kukus Mungil.” Bolu Kukus, panggilan sayang Intan untuk Hugo. “Tadinya saya hanya mem-posting status-status percakapan sehari-hari saya dengan Hugo di Facebook. Ternyata banyak yang suka dan menyarankan untuk dikumpulkan jadi sebuah buku,” ujar Intan yang telah menulis dua buah buku, ‘Bermain dengan Uang’ dan ‘Pengusaha Rock n Roll.’

Ringan namun dalam

Membaca buku ini memang seperti memakan kue bolu kukus. Lembut, ringan, manis, dan bikin tersenyum. Cerita sehari-hari yang lucu, sesekali nyeleneh, sanggup bikin pembaca tertawa kecil. Bahkan kadang geleng-geleng kepala.

Intan dan buku tentang si Bolu Kukus.

Namun di balik obrolan yang kadang tak biasa itu, tersirat betapa kuatnya hubungan antara ibu dan anak yang mungkin memiliki kepribadian yang jauh berbeda. Tak heran, banyak komentar positif. Jubing Kristianto, gitaris, misalnya, mengatakan buku ini “sangat menghibur dan layak disinetron-komedikan. Tipe yang sketsa-sketsa pendek model Bajaj Bajuri.”

Berkumpulnya para musisi

Lalu apa hubungannya sebuah buku tentang keluarga dengan musik? Erat, karena sang ibu juga “ibu” dari para musisi tanah air, salah satunya musik rock. Maklum, salah satu profesi Intan adalah sebagai event organizer berbagai acara musik. Sehingga ia sering “mengurusi” para musisi saat konser.

Tak heran para undangannya sebagian besar adalah para musisi dan orang-orang yang terlibat dalam industri musik. Mereka berkumpul di rumah Intan, tempat berlangsungnya acara. Mulai dari personel J-Rocks, Armada, Pee Wee Gaskin, Edane, dan masih banyak lagi.

Kru EBIN (Rioteza) bersama vokalis Armada (Rizal).

Acara berlangsung sangat santai. Tak ada seremonial, hanya tiup lilin sebuah kue ulang tahun bertuliskan “Selamat Ulang Tahun Kalian yang Kebetulan Saya Nggak Kenal!” Itulah salah satu cara nyeleneh Intan untuk mengundang teman-temannya. Banyak yang “tertipu” mengira ini adalah undangan ulang tahun.

“Memang ini untuk merayakan siapapun yang ulang tahun hari ini,” ujar Intan sambil tertawa. Jahil, itulah Intan. “Hasil penjualan buku ini untuk biaya pernikahan Bolu Kukus,” ujarnya. Kapan? “Ya, nggak tahu, entah kapan,” gelak Intan. Terbayang, kan, seberapa serunya buku ini? (YBI)

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Yudhanti Budi, Rioteza

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments