07

Rumah Aman, Mudik Tenang

Tradisi mudik yang terjadi tiap tahun kerap diliputi harap-harap cemas. Meninggalkan rumah sendirian. Ia harus tetap aman sampai pemilik kembali dari perjalanan.

Sudah jamak terdengar rumah yang kosong menjadi target operasi para kriminal. Barang-barang berharga raib entah kemana. Fenomena yang kerap melanda kompleks perumahan yang para penghuninya ramai-ramai pergi ke tempat asal. Perampok bebas berbuat suka hati.

Kadang terdengar pula berita rumah mendapat bencana. Penyebab yang berasal dari dalam rumah itu sendiri. Efek samping dari keteledoran kita atau asisten rumah tangga yang kurang hati-hati. Kerugian pun tak terhindarkan sepulang dari mudik lebaran. Kerugian yang seharusnya bisa dicegah bila kita mau lebih mawas terhadap milik-milik pribadi.

Rumah adalah properti berharga. Tempat menghilangkan penat dan lelah. Bila tak dijaga dengan benar, bagaimana kondisinya bisa nyaman? Rumah harus terus terjaga, termasuk kelak ketika akan ditinggal mudik oleh Anda sekeluarga. Agar saat kembali, rumah dapat menyambut Anda sebagaimana biasanya.

Matikan alat elektronik

Putuskan semua aliran listrik yang mengalir pada semua perangkat elektronik. Lampu, AC, televisi, kipas angin, dan sebagainya. Bila Anda menghendaki lampu bagian teras terus menyala, pilih lampu dengan mode tertentu. Yakni yang otomatis menyala saat mentari terbenam dan padam kala mentari kembali datang.

Cabut selang gas

Pastikan tabung gas sudah terpisah dari selangnya. Usaha yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja, namun dapat menyelamatkan rumah dari ancaman kebakaran. Cairan gas juga tetap berada di tabungnya, tidak bercampur dengan udara di dalam rumah.

Akses masuk terkunci

Penting sekali memastikan semua akses masuk terkunci rapat. Pintu dan jendela rapat tertutup bagi orang asing masuk tanpa permisi. Maupun bagi binatang-binatang liar yang menginginkan rumah sebagai sarang tempat tinggal. Bila terdapat liang yang memungkinkan binatang masuk, beri penghalang. Seperti kawat kasa untuk nyamuk, serta pemberat bagi kucing dan tikus.

Singkirkan debu dan sampah

Sebelum ditinggal, ada baiknya rumah bebas dari debu dan sampah. Menghindari penyakit bersemayam dan binatang tertarik datang. Terutama sampah makanan, daun-daun kering di halaman, kuman yang menempel pada perabot rumah tangga, dan lainnya. Jangan biarkan air menggenang di wadah tertentu yang kelak rentan jadi sarang jentik nyamuk atau pergi dengan kondisi kamar mandi penuh bakteri.

Posisi barang-barang berharga

Beri posisi yang aman pada barang-barang berharga. Sebab kadang kita tidak menjamin keamanannya bila harus dibawa mudik. Mulai surat-surat berharga sampai perhiasan dari logam mulia. Anda dapat menyimpannya di brankas atau meletakannya secara terpisah-pisah. Antisipasi supaya masih ada yang terselamatkan jika ada pencuri memasuki rumah seenak hati.

Lapor

Laporkan diri sebelum Anda memulai perjalanan mudik. Pada petugas keamanan, ketua RT, dan tetangga. Sampaikan niat kepergian, berapa lama waktunya hingga Anda kembali lagi, dan meminta tolong agar rumah dijaga. Terlihat basa-basi, namun hasilnya lebih efektif. Ada kesadaran bersama untuk memastikan lingkungan tetap kondusif walau ditinggal ramai-ramai oleh para pemiliknya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments