17

Perempuan Bos, Perlu Punya Karakter Ini!

Di era sekarang, hampir tak ada batasan untuk perempuan. Semua lini bisa diraih, termasuk menduduki posisi teratas pada suatu jawatan. Bahkan terkadang harus membawahi banyak karyawan laki-laki. Susah-susah gampang, tapi gaya yang pas akan menjaga relasi kerja tetap terkendali.

Perempuan dan pria bos memang menunjukkan gaya dan karakter yang berbeda. Masing-masing tentu mempunyai plus minusnya sendiri. Jika Anda perempuan yang sekarang dipercaya menjabat posisi paling top, tak masalah meniru atasan yang dulu, meski dia pria. Tapi tak menutup kemungkinan pula, Anda menunjukkan style yang berbeda.

Berbeda gender dalam suatu relasi berdasar pekerjaan, seharusnya bukan halangan. Justru menjadi kesempatan saling melengkapi untuk meraih tujuan yang diinginkan. Seperti target laba per tahun, kinerja karyawan yang lebih baik, jaringan usaha yang makin bercabang, dan sebagainya.

Nah, bagaimana seharusnya gaya perempuan pemimpin yang diinginkan bawahan? Mungkin ulasan berikut ini bisa Anda jadikan referensi.

Serba bisa

Jangan mau kalah dengan bawahan, meski perempuan, tunjukkan bahwa Anda bisa menguasai banyak hal. Biasa melakoni hal-hal yang jamak dikerjakan oleh para pria. Maka, otomatis Anda akan dilirik sebagai pemimpin yang tak minta dikasihani.

Disiplin

Upayakan untuk selalu hadir tepat waktu. Apakah itu saat meeting besar, bertemu klien, atau sekadar janji untuk menerima keluhan bawahan. Begitu pula untuk urusan deadline atau target yang mesti dipenuhi. Tunjukkan bahwa Anda bisa mencapai itu semua. Menjadi perempuan harus mempunyai prestasi yang tak kalah kerennya.

Emosi terkontrol

Kendalikan emosi untuk menepis anggapan bahwa perempuan selalu terbawa perasaan. Manfaatkan posisi sebagai atasan dengan menunjukkan sikap yang tenang, bicara seperlunya, ramah, tidak gegabah bila ada masalah, dan mampu menawarkan solusi yang tepat sasaran. Hasilnya, Anda akan lebih disegani dan dihormati.

Adil dan terbuka

Perempuan bos juga diharapkan bisa selalu adil dan terbuka bagi semuanya. Mampu mengakomodasi segala keluh kesah maupun kebutuhan, tanpa membeda-bedakan. Mampu merespon masalah dengan cepat, dengan mempertimbangkan segala aspek yang ada. Di sisi lain, tetap terbuka menerima saran dan kiritik demi kebaikan bersama-sama.

Asyik

Kenapa harus asyik? Yakni untuk mengatasi kesenjangan relasi yang kerap terjadi di antara atasan dan bawah. Hubungan yang terjalin kaku bukan faktor pendukung bila ingin iklim kerja di kantor lebih mencair. Oleh karena itu, imbangi diri dengan tahu banyak berita atau informasi, gaul, bisa mengikuti dinamika bawahan, tangkas, lincah, bisa dijadikan teman, banyak akal, dan lain sebagainya.

Namun, walau asyik, Anda harus tetap bisa membedakan saat harus serius dan santai di segala situasi.

Visi dan misi jelas

Punya visi dan misi yang jelas adalah keunggulan yang diharapkan ada pada perempuan pemimpin. Anda harus mempunyai program, agenda, ekspektasi di masa depan akan seperti apa. Bukan setahun dua tahun saat Anda menjabat. Tapi lebih baik lagi bila Anda bisa memikirkan perkembangan perusahaan berpuluh-puluh tahun ke depan, termasuk nasib dan jenjang karier karyawan. (LAF)

 

Ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments