20

Penyebab Meningkatnya Kanker Paru pada Perempuan

Tahukah Anda bahwa pengidap kanker paru di kalangan wanita semakin meningkat? Dari tahun ke tahun terus naik signifikan. Tak hanya asap rokok, tapi masih banyak alasan di balik perempuan mudah terkena kanker satu ini.

National Cancer Intelligence menyebut, di Inggris saja kanker paru menjadi penyebab kematian terbanyak bagi wanita, yakni di angka 16.000. Mengalahkan kanker payudara yang hanya berada pada angka 12.000. Menariknya, fenomena yang sama terjadi pula di berbagai belahan dunia, terutama India atau negara dengan polutan yang tinggi. Termasuk Indonesia sendiri. Berdasar data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada 2012 lalu, kanker paru menimpa 9.374 kasus pada wanita.

Gejala kanker paru pada kaum hawa juga tidak mudah dikenali. Salah satu penghambat, yang akhirnya membuat kanker baru dikenali setelah berada di stadium akhir. Umumnya, para wanita hanya merasakan batuk kronis yang tak kunjung sembuh, nyeri punggung dan bahu, mudah lelah, sakit kepala, dan lainnya. Gejala awal yang dianggap biasa saja, padahal menjadi petunjuk adanya monster di paru-paru.

Hindari sejauh mungkin penyebab kanker ini gemar hinggap di paru-paru perempuan. Semakin kita banyak tahu, semakin mudah kita memproteksi diri.

Rokok dan asapnya

Rokok tetap menjadi faktor dominan penyebab kanker paru. Baik kandungan zatnya, maupun asapnya. Jika dulu hanya sebagai perokok pasif, kini perempuan perokok makin banyak. Menurut data kementerian kesehatan, jumlah perempuan perokok meningkat 6,7 persen.

Polutan udara

Wanita yang tinggal di lingkungan udara yang kotor cenderung lebih rentan menderita kanker paru-paru. Misalnya dekat dengan industri berat, sering menghirup bahan polutan yang beterbangan bebas di udara, atau yang berasal dari knalpot kendaraan di jalan. Cara mencegahnya, gunakan masker atau pelindung khusus untuk menyaring udara sebelum masuk lewat hidung dan mulut. Sediakan pula ventilasi udara di rumah yang cukup, agar Anda tidak terus menerus mengisap gas karbon yang terkadang berasal dari masakan di dapur.

Paparan radiasi

Penyebab lainnya adalah paparan radiasi dari sinar X atau X-ray. Biasanya mereka yang terlalu sering melakukan foto rontgen, memperbesar dada dengan sinar X, atau tidak jauh dari sumber tenaga nuklir. Ada pula yang terjadi karena gas radioaktif yang disebut gas radon. Gas yang mengantarkan kanker paru-paru, yang datang dari tanah dan bebatuan tertentu.

Lingkungan kerja

Lingkungan kerja juga bisa membuat sakit. Contohnya pabrik asbes, silika, arsenik, batubara, nikel, dan jenis tambang lainnya. Tempat dengan aliran udara dan sinar mentari yang minim dalam jangka tahunan turut pula merangsang kanker paru-paru datang.

Pasca terapi radiasi

Kanker paru-paru juga terjadi pasca terapi radiasi. Misalnya terapi untuk menyingkirkan kanker payudara atau kanker limfoma. Terjadi karena penggunaan sinar radiasi dalam jangka waktu lama dapat menghadirkan jenis kanker baru, yaitu kanker paru-paru. Sel kanker pun tidak kecil, tapi diketahui langsung besar dan terus berkembang. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments