2812

Menjaga Stamina Mobil Saat Musim Hujan

Mengemudi saat hujan turun tentu harus ekstra waspada. Jalan aspal bisa licin dan pandangan lebih kabur. Tapi, perhatikan pula efek samping air hujan yang mengenai mobil. Karena mobil juga bisa rusak dan sakit.

Air hujan bukanlah air biasa, karena mengandung kadar garam sangat tinggi. Apalagi di kota-kota besar dengan tingkat polutan yang sudah parah, air hujan juga mengandung asam. Zat berbahaya tersebut membuat bodi mobil cepat berkarat dan korosi. Belum lagi, mesin yang sering terkena air bisa rusak perlahan-lahan. Maka, jangan anggap jika mobil terkena air hujan bisa otomatis bersih. Mobil tetap dirawat untuk menjaga staminanya.

Begitu sampai di rumah atau di tempat tujuan, segera bersihkan mobil dari air hujan. Mudah, praktis, dan tidak membutuhkan perlengkapan yang rumit.

Bilas dan keringkan

Luangkan waktu sebentar biarpun Anda sudah lelah menyetir. Jangan tunggu air hujan kering dengan sendirinya. Tidak hanya membuat cat mobil mudah berkarat dan mengelupas, air hujan yang menempel terlalu lama juga meninggalkan bekas titik-titik air yang tak enak dipandang.

Bilas permukaan mobil dengan rata dan menyeluruh. Gunakan sabun khusus untuk mobil atau cairan pembersih yang ada dirumah. Usap dengan spons untuk hasil maksimal. Bilas kembali hingga seluruh sabun menghilang. Keringkan dengan lap yang lembut.

Bersihkan pula bagian ban atau kaki-kaki mobil. Cipratan air dan lumpur yang menempel harus disingkirkan. Semprotkan air kuat-kuat, langsung mengarah pada kotoran.

Cek komponen mesin

Selanjutnya, cek sebentar bagian mesin. Air adalah partikel kecil yang mudah masuk lewat celah sekecil apapun. Jelas, mesin yang sering terkena air apalagi tergenang akan mudah ngadat. Pastikan mesin dalam kondisi kering dan tetap prima. Ketimbang saat akan menggunakan mobil kembali, ternyata mesin rewel akibat gangguan air hujan.

Gunakan silikon spray

Bagian sensitif lain yang membutuhkan perawatan adalah kaca dan karet yang berada di sisi pintu. Kaca bagian depan bisa cepat buram sehingga mengganggu penglihatan, sedang kaca samping dapat ngambek, tak mau buka tutup seperti biasa. Karet yang menempel pada pinggiran kaca bisa kaku, hingga akhirnya membuat goresan pada kaca. Semprotkan cairan silikon pada kaca agar tetap bersih. Semprotkan juga pada karet untuk menjaganya tetap lentur.

Lapisan tambahan untuk lantai mobil

Berikan tambahan lapisan pada lantai mobil saat musim hujan untuk menyerap air dan kotoran yang menempel pada alas kaki. Bisa berupa karpet khusus, keset, kain, atau kardus untuk sementara waktu. Langkah meminimalisir kotoran lebih baik, daripada Anda kerepotan membersihkan lantai mobil dengan susah payah.

Sediakan tempat berteduh

Jangan biarkan mobil sering terkena air hujan dalam kondisi “telanjang“. Masukkan ke dalam garasi atau setidaknya di bawah payungan kanopi. Bila tidak tersedia garasi atau area carport, balut mobil dengan sarung atau cover khusus. Mobil aman terlindung dari terpaan air hujan secara langsung. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments