16

Mengajak Anak Santun di Transportasi Umum

Transportasi umum punya aturan. Mesti dipatuhi oleh pengguna jasanya. Apapun jenis kelamin dan berapapun umurnya. Kesempatan bagi orang tua mengenalkan sopan santun pada anak saat berada di kendaraan umum.

Tentu berbeda rasanya bepergian dengan mobil pribadi dibanding kendaraan umum. Walau bentuknya seperti taksi yang lebih menghargai privasi. Di mobil sendiri, pemilik dan anggota keluarga bebas menentukan kenyamanannya. Mulai dari pemilihan tempat duduk, memutar musik, makan dan minum, serta lainnya. Kebiasan-kebiasaan di mobil pribadi tidak membutuhkan persetujuan pihak lain selama tidak melanggar aturan hukum.

Beda cerita dengan transportasi umum. Ada aturan-aturan tertulis maupun tidak tertulis yang harus diindahkan oleh tiap penumpang. Tak lain demi menjaga kenyamanan bersama dan menjamin beroperasinya kendaraan dengan tertib.

Minimal Anda bisa mengenalkan berbagai aturan yang melekat pada kendaraan umum ke anak. Tak perlu menunggu hingga dewasa, karena di usia dini justru waktu terbaik bagi anak mudah menerima norma sosial dan hukum secara natural. Disamping sebagai upaya membentuk karakter anak yang peduli dengan hak-hak orang lain sebagai sesama pengguna transportasi umum. Bagaimana caranya?

Membayar sesuai ketentuan

Bayar tiket yang berlaku untuk anak, walau dia masih balita. Selain disiplin pada aturan, Anda juga menyelipkan nilai-nilai kejujuran yang berlaku pada siapa saja. Tidak terbatas pada usia.

Kursi sesuai yang tertera di tiket

Ajak anak duduk pada kursi sesuai yang tertulis di tiket atau reservasi. Bukan memilih kursi seenaknya atau mengambil kapasitas melebihi sehingga merampas hak orang lain. Dengan demikian, anak mengerti batasan area yang boleh dikuasai.

Beberapa transportasi umum memang tidak mencantumkan nomor kursi. Meski bebas memilih kursi, ajari anak untuk duduk hanya pada satu tempat. Tidak berpindah-pindah. Jika anak tak betah duduk, biarkan ia berdiri di dekat Anda dan berikan kursinya pada orang lain.

Menjaga kebersihan

Tekankan pentingnya menjaga kebersihan di kendaraan umum. Terutama setelah anak selesai mengonsumsi makanan dan minuman. Dan juga memastikan kebersihan toilet saat anak usai menggunakannya.

Bersuara secukupnya

Ajarkan pula untuk bersuara secukupnya. Anak dapat menyampaikan keinginan dalam volume suara yang cukup didengar dan tidak memasang suara berlebihan dari perangkat yang dibawanya. Termasuk saat berdialog dengan orang lain via ponsel.

Mengindahkan aturan dalam gambar

Perlihatkan aturan yang sering disampaikan dalam gambar, agar anak-anak mengerti berbagai aturan, minimal paling dasar. Seperti dilarang merokok, buang sampah sembarangan, membawa binatang, tidak boleh makan dan minum, membuka jendela darurat, tidak duduk di kursi prioritas, dan lain-lain.

Tidak merusak fasilitas

Walau membayar, tetapi fasilitas yang ada harus tetap dijaga. Maka anak harus belajar menjaganya. Misalnya mengembalikan selimut yang dipinjamkan petugas, tidak mencorat-coret kursi dan meja, tidak membawa pulang majalah atau alat bantu pernapasan, dan masih banyak lagi. Jika sampai kendaraan umum rusak, maka dalam jangka panjang akan memengaruhi kenyamanan penumpang lain.

Berterima kasih

Saat sampai di tujuan, ajak anak berterima kasih. Setidaknya pada petugas yang bisa ditemui langsung, saat pengemudi seperti pilot dan masinis sulit ditemui. Tak lupa diiringi senyuman sebagai balas jasa telah mengantarkan Anda dan anak hingga ke tujuan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments