06-1

Memetik Cinta di Danau Biru Cisoka

Bila diulik, wisata alam di Tangerang cukup menarik. Salah satu yang bisa Anda kunjungi saat akhir pekan bersama keluarga adalah wisata air yang masih baru, Telaga Biru Cigaru, di Cisoka, Tangerang. Sebuah telaga yang terbentuk dari bekas penambangan pasir.

Ada apa saja?

Di Telaga Biru ini Anda akan menemukan sebuah danau yang cukup luas. Dari kejauhan, airnya nampak biru kehijauan. Di kelilingi oleh batuan menjulang, namun merucut ke atas. Tanahnya pasir berbatu yang memberi sensasi dalam melangkah.

Jalan setapak menuju ke danau belum terlalu sempurna. Sebab masih banyak pembangunan untuk membuatnya lebih mulus dilalui. Sedang disisi sampingnya terdapat wahana permainan kolam air yang masih dalam tahap penyelesaian.

Jalan menuju danau.

Tapi jangan khawatir, telaga tetap menarik untuk dinikmati. Asalkan Anda naik perahu di sana. Berjudulkan “Getek Cinta”, yang merupakan dua perahu rakit menyatu dan penuh ornamen romantis, dipenuhi dengan bunga-bunga aneka warna, ada pink, kuning, ungu muda. Di atas perahu, penumpang bisa berpindah-pindah tempat duduk sesuai selera. Ada kursi panjang dengan atap di bagian tengah, ada pula ayunan dan kursi cantik berhiaskan bunga-bunga dengan bentuk hati.

Getek Cinta.

 

Berfoto di tengah danau di atas Getek Cinta.

Dalam waktu sekitar 15 menit, mau tak mau penumpang tersihir untuk mengambil foto di tengah-tengah danau. Jangan lewatkan kesempatan ini, karena hanya dengan membayar Rp 10 ribu Anda sudah mendapatkan semua ini.

Cara menuju ke sana

Cara menuju ke sana amatlah mudah. Bila menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa langsung menuju danau tersebut yang masih berada wilayah Kabupaten Tangerang, tepatnya di Jalan Cigaru, Cisoka.

Tempat turun naik rakit.

Bila dari Bintaro menggunakan kereta, Anda bisa turun di stasiun Tigaraksa. Jarak dari stasiun ke telaga kurang lebih 9 kilometer. Anda bisa langsung menggunakan jasa ojek. Mayoritas dari mereka menawarkan untuk menunggu sehingga Anda tidak perlu khawatr jika ingin kembali ke stasiun. Ongkosnya sekitar Rp 25 ribu saja untuk sekali jalan.

Anda juga dapat menggunakan angkot. Tetapi sepanjang perjalanan, keberadaan angkot agak susah ditemui. Sehingga transport sementara yang paling menunjang tetaplah ojek.

Yang perlu ditambahkan

Sayangnya, meski danau biru ini cukup menarik, fasilitas umum seperti toilet dan mushola belum terlalu diperhatikan. Saat siang hari, sinar matahari juga terasa terik karena kurangnya pepohonan guna menurunkan suhu.

Tempat makan dan minum.

Penataan tempat parkir pun seadanya, terasa kurang rapi dan tertib. Pungutan parkir juga tidak resmi, alias terserah penjaganya. Tak ada loket untuk membeli karcis masuk, sehingga petugas terpaksa berlari-lari mengejar pengunjung yang datang untuk menagih uang seharga Rp 5 ribu per orang.

Setelah asyik berfoto-foto di Getek Cinta, Anda bisa beristirahat sejenak di kios-kios penjual makanan dan minuman. Ada gado-gado, ketoprak, mie instan, dan bakso. Sayangnya, kios-kios ini belum tertata dengan rapi dan teratur.

Walaupun masih banyak kekurangan, Danau Cigaru tetap seru sebagai alternatif liburan. Terlebih bila Anda sedang jatuh cinta. Seperti layaknya sebuah cinta yang tak selalu mulus, jalan menuju telaga ini juga banyak tantangan, ada lubang-lubang dan sedikit sempit.  (LAF)

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments