foto2(1)

Membuat Talenan Jadi Hiasan Cantik

Di mata orang yang kreatif, talenan kayu tak hanya dipandang sebagai alas untuk memotong bahan makanan, tapi sebuah hiasan cantik yang menambah semangat.

Itulah cara Irma melihat talenan. Dengan goresan tipografi di atasnya, Irma menyulap talenan kayu menjadi hiasan pintu ataupun dekorasi yang mempercantik rumah. Apakah Anda tertarik membuatnya?

Ibu tiga anak sekaligus pemilik Lemonz Craftprojects ini tidak segan berbagi ilmu. Bertempat di Toko Buku Gramedia Emerald Bintaro, Irma berbagi keahliannya dalam membuat hiasan rumah dari talenan dalam Lemonz Craftprojects Workshop Lettering and Doodling on Talenan pada Minggu (12/2). Acara yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menyedot perhatian anak-anak tetapi juga orang dewasa.

Irma (baju merah) mengajari peserta menulis indah.

“Mengapa talenan? Karena alat ini akrab dengan aktivitas kita sehari-hari,” terang Irma. “Dengan membuat tulisan dan menghiasnya, talenan bisa jadi pajangan dan hiasan rumah yang menarik.”

Dalam workshop kali ini, Irma membimbing tiap peserta untuk belajar menulis halus (tulisan latin atau tegak bersambung) terlebih dulu. Beberapa peserta tampak kepayahan karena merasa tidak terbiasa menulis halus. Namun, dengan panduan serta beberapa trik, akhirnya tulisan dengan desain cantik bisa tersusun.

Agar tidak banyak terjadi kesalahan, peserta workshop sengaja diminta tidak langsung menulis di papan talenan. Mereka perlu berlatih menulis halus terlebih dulu di kertas HVS sambil memilih contoh desain dekoratif dari deretan desain dalam selebaran yang dibagikan.

Peserta asyik menghias talenan.

Setelah dirasa mantap, peserta bisa memulai menulis dan menggambar dengan pensil di atas talenan. Talenan akan divernis sebelum desain yang dirancang ditebalkan dengan spidol permanen. Usai ditebalkan dengan spidol permanen, sekali lagi talenan dilapisi dengan vernis. Menurut Irma, cara ini akan membuat hasil tulisan dan gambar lebih awet. Dian (36), salah satu peserta workshop Lettering and Doodling on Talenan merasa senang mengikuti acara ini. “Saya tahu acara ini dari teman. Awalnya lihat-lihat saja, tetapi akhirnya saya tertarik mencoba. Ternyata seru dan menyenangkan ya!” kata Dian.

Rawat yang benar agar awet 

Irma mengungkapkan, dekorasi berbentuk talenan ini bisa awet dan tahan lama, dengan catatan, kondisi ruangan dalam rumah tidak terlalu lembap. Cat vernis bermanfaat untuk mencegah timbulnya jamur dan kerusakan lainnya. Namun, jika area penyimpanan masih terlalu lembap, kemungkinan datangnya jamur masih ada. Untuk itu, Irma menyarankan agar tiap orang rajin merawat dan membersihkan hiasan talenan ini dengan lap bersih.

Talenan cantik bikin bangga.

Berkarya sejak 2009, Irma mendapatkan bahan baku kayu untuk talenan dari suatu daerah di Jawa Timur. Ia mengaku, pernah mencoba memesan kayu di sekitar Jakarta tetapi merasa kurang cocok sehingga ia memilih mendatangkannya dari daerah. Kayu yang dipilih adalah jenis jati belanda yang usianya lebih muda. Kayu jati belanda termasuk berkualitas dengan tampilan yang menarik untuk dijadikan karya seni kreatif.

Peserta workshop Lettering and Doodling on Talenan ini mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung di atas talenan jati belanda. Tidak hanya itu, peserta juga bisa membawa pulang hasil karya mereka. Rona binar bahagia pun terpancar dari wajah-wajah yang tersenyum bangga sambil memamerkan talenan dengan desain karyanya. [KUL]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Nikikula

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments