28

Membiasakan Camilan Sehat di Rumah

Orang tua kerap lalai dalam menyajikan camilan yang sehat di rumah. Seperti makanan utama, camilan perlu diperhatikan kandungan nutrisinya. Meski bentuknya mini, bila bahan berbahaya menumpuk dalam waktu lama, toh, akhirnya berdampak buruk juga. Untuk itu, biasakan memberikan camilan yang sehat, dimulai dari rumah.

Camilan bisa dianggap sebagai makanan selingan di antara waktu makan. Atau penahan lapar sebelum waktu makan utama datang. Camilan yang sehat tetap akan memberikan manfaat dan tidak membuat sakit bagi pelahapnya.

Tak masalah bila Anda kerap membeli camilan, asal Anda yakin kandungan bahannya tidak berbahaya. Berikut caranya agar anak terbiasa dekat dengan camilan sehat.

Buatan rumah

Karena jajanan di luar belum tentu aman, sebaiknya hadirkan camilan buatan sendiri di rumah. Ajak anak-anak untuk berperan serta dan menikmati hasilnya. Orang tua bisa memastikan asal usul bahan yang digunakan, anak pun senang bisa turut menikmati prosesnya. Hasilnya, orang tua dan anak akan terbiasa mengupayakan sendiri camilan yang diinginkan. Sekaligus berhasil melindungi diri sekeluarga dari dampak buruk camilan dari luar sana.

Bila membeli

Jangan antipati dulu dengan camilan yang ditawarkan pedagang. Sudah banyak yang mengklaim diri sebagai camilan sehat, bebas bahan tambahan berbahaya. Apalagi yang sudah dijajakan lewat online bisa terus dipantau kualitasnya dari komentar atau ulasan para konsumen. Anda pun bisa meminta secara khusus agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak atau alergi yang mesti dihindari.

Rendah gula dan kalori

Berikan camilan dengan muatan kalori dan gula yang rendah. Rendah pula kandungan minyak dan lemaknya. Tak selalu harus begitu, mungkin dalam beberapa kesempatan masih bisa ditoleransi. Namun jangan juga terlalu sering memanjakan anak dengan makanan manis atau tinggi lemak, karena bisa mengarah pada obesitas, gangguan kesehatan, dan dampak buruk lainnya.

Sebaliknya, sajikan camilan yang kaya akan vitamin, serat, mineral dan bahan-bahan baik lainnya. Karena makanan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan anak-anak. Lebih baik camilan berasal dari bahan alami dan tidak membutuhkan proses memasak yang lama. Sehingga kadar nutrisi tetap terjaga.

Jenisnya

Ada banyak aneka camilan sehat untuk menemani aktivitas sehari-hari di rumah. Buah adalah salah satunya. Ada pula umbi-umbian, jagung, salad sayur dan sebagainya. Anda juga bisa memilih tepung lain sebagai pengganti tepung terigu, seperti tepung sagu dan tepung ubi. Jadi kue pun tetap tampil sebagai camilan yang sehat.

Aturan konsumsi

Walau sehat, camilan pun mempunyai ambang batas aman konsumsi. Statusnya yang sekunder, bukan makanan utama, mesti diatur jumlah dan waktunya. Misalnya diantara pagi menuju siang, atau siang menuju sore saja. Hal ini bertujuan supaya anak tetap mendapat berat badan ideal dan tetap memprioritaskan makanan berat sebagai konsumsi utama. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments