foto 1507

Meluruskan Gosip Seputar Kopi

Ibarat selebritas yang makin populer makin sering diterjang gosip, begitu pula nasib kopi. Makin banyaknya penyanjung kopi, membuat minuman ini makin sering diberitakan. Ada yang positif, tapi tak sedikit pula yang negatif. Agar setiap seruput kopi tak membuat Anda was-was, kenali gosip yang benar seputar kopi.

Berikut ini adalah beberapa pemahaman yang kurang tepat seputar kopi. Apa saja di antaranya?

Kopi menyebabkan sulit tidur

Jurus yang sering digunakan orang agar bisa melek untuk begadang adalah minum kopi. Kafein yang terkandung dalam kopi memang akan mendorong stimulasi otak dan metabolisme untuk bekerja lebih aktif. Ini yang membuat seseorang lebih bersemangat sehabis minum kopi. Namun, jurus itu tak selalu ampuh, karena kandungan kafein dalam kopi belum tentu sama. Perpaduan beragam jenis kopi, kopi dengan susu, cokelat, atau krim membuat kandungan kopi berkurang. Belum lagi kini mulai dikenal kopi minim kafein. Jadi, sebaiknya Anda mengenal terlebih dulu jenis kopi yang diminum, karena kandungan kafein dalam espresso atau ice blended coffee tentulah berbeda.

Ibu hamil dilarang minum kopi

Konsumsi kopi berlebihan seperti 5 cangkir per hari memang bisa berpotensi menunda kehamilan. Minum kopi juga bisa memperparah asam lambung, ketika ibu hamil mengalami kenaikan asam lambung. Namun, bila kehamilan tidak bermasalah, tidak mengalami masalah lambung, dan seizin dokter, konsumsi kopi secangkir sehari masih bisa ditoleransi. Namun saat hamil, hindari jenis kopi “keras” seperti kopi tubruk atau espresso. Anda bisa memilih kopi yang ringan, seperti kopi susu.

Kopi menyebabkan dehidrasi

Memang benar kopi merangsang pengeluaran urin atau bersifat diuretik. Namun bukan berarti kopi adalah penyebab utama dehidrasi. Dehidrasi terjadi karena kurangnya asupan cairan ke dalam tubuh. Karena itu, agar tidak dehidrasi Anda perlu cukup minum. Namun sebaiknya minumlah air putih, bukan kopi. Kopi bisa dinikmati, tetapi pastikan asupan air putih dapat menggantikan minuman kopi yang merangsang pengeluaran urin. Sebagai contoh, jika Anda meminum satu cangkir kopi, tambahkanlah minum 2 cangkir air putih.

Kopi menghalangi penyerapan kalsium

Hal ini tidak sepenuhnya benar. Meskipun ada penelitian yang menunjukkan meminum kopi berlebihan bisa menjurus ke osteoporosis, riset lain menunjukkan, osteoporosis terjadi karena asupan kalsium yang memang minim, terutama pada usia senja. Apalagi bila Anda lebih memilih minum kopi dibandingkan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya kalsium, tentu saja risiko osteoporosis jadi lebih besar.

Pada dasarnya, konsumsi kopi oleh orang yang fit dan tidak mengalami gangguan kesehatan tertentu bukanlah masalah. Akan tetapi, minum kopi pun sebaiknya tidak berlebihan. Kopi bisa dijadikan minuman selingan saat senggang atau berkumpul bersama teman-teman. Anggap saja, kopi adalah camilan favorit Anda. Bukan menu utama. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments