18

Langkah Mudah agar Tak Dehidrasi Saat Berpuasa

Orang yang berpuasa sangat rentan mengalami dehidrasi. Terutama saat cairan yang masuk ke tubuh tidak seimbang dengan yang dikeluarkan. Antisipasinya tidak lain adalah redehidrasi.

Gejala-gejala tubuh yang mengalami dehidrasi dapat diamati langsung. Penderita akan merasa lemah, lesu, dan tidak bertenaga sama sekali. Dalam tingkat yang parah, menyebabkan ketidaksadaran diri atau pingsan, kesemutan di area tangan dan kaki, sampai kejang-kejang. Dehidrasi juga memengaruhi kecantikan, yakni membuat kulit bersisik dan berkeriput.

Puasa memang membatasi waktu kita bersantap. Berbeda dengan hari-hari biasanya. Walau demikian, puasa seharusnya bukan menjadi penyebab tubuh kekurangan cairan. Ada langkah yang bisa diambil untuk menghindari dehidrasi, bila kita mau peduli dengan kesehatan diri sendiri.

Caranya mudah dan murah. Asal Anda mau mengoptimalkan waktu berbuka, sahur, dan menjelang tidur malam, dijamin puasa lancar selama sebulan penuh tanpa hambatan.

Minum sesuai kebutuhan

Konsumsi minimal 40 cc untuk setiap kilogram berat badan yang Anda miliki. Angka tersebut setara dengan dua liter atau delapan gelas ukuran biasa. Jadi upayakan dalam sehari Anda menegak minuman sejumlah tersebut.

Perbanyak kala malam

Bila perut kenyang karena didominasi makanan, Anda bisa mengoptimalkan cairan kala malam. Misalnya beberapa jam setelah berbuka, menjelang tidur, atau saat tengah malam. Sambil menanti waktu sahur, sangat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi cairan.

Waspada saat sahur

Sering tidak disadari kebiasaan sahur yang salah menyebabkan dehidrasi. Seperti terlalu banyak makan dan minum yang asin, berprotein tinggi, serta berkafein. Membuat Anda membuang-buang air dengan cepat. Hanya dalam hitungan jam, tubuh sudah menyalakan alarm waspada. Puasa pun harus dijalani dengan tersiksa karena merasa sangat haus.

Segera saat berbuka

Segera akhiri puasa dengan minum terlebih dulu. Biasakan memilih minuman hangat. Namun hindari minuman manis yang tinggi kandungan gulanya. Anda bisa mendapatkan gula alami dari infused water, contohnya. Dalam jumlah yang cukup, air akan langsung menutup dahaga dan mengatasi dehidrasi dengan cepat.

Ada pada buah dan sayur

Kandungan air juga terdapat pada buah dan sayur-sayuran. Hadirkan selalu dalam menu sahur dan berbuka, sekaligus menunjang jumlah cairan bila Anda tidak terbiasa minum dalam kapasitas banyak. Seperti semangka, melon, ketimun, tomat, wortel, brokoli, kangkung, bayam, dan sayuran hijau lainnya.

Cek kembali obat dan suplemen

Meski Anda harus menelan obat dan suplemen guna menjaga stamina, cek kembali efek samping yang ditimbulkan. Beberapa obat membuat peminumnya harus sering-sering pergi ke toilet. Akibatnya, kehilangan banyak cairan dan berujung pada dehidrasi. Diskusikan dengan dokter untuk menghindari situasi seperti ini.

Tetap air putih yang utama

Kedudukan air putih tetap yang utama. Belum terganti oleh jenis minuman lainnya. Karena air putih tidak menimbulkan dampak negatif seperti penyakit kronis di kemudian hari. Kandungan mineralnya juga paling dibutuhkan oleh tubuh. Air putih mampu mengisi kekurangan cairan secara saksama. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments