05

Kolang Kaling, Dari Melangsingkan Hingga Menjaga Tulang

Menemukan kolang-kaling di bulan puasa sekarang tidaklah sulit. Namun jangan kira fungsinya hanya untuk mewarnai menu pembuka. Kolang-kaling menyimpan sejuta manfaat bagi kesehatan dan kecantikan yang jarang terungkap.

Diambil dari pohon aren atau enau, kolang-kaling masuk dalam keluarga Arecaceae. Mempunyai sebutan lain, seperti buah atap, cengkaleng, beluluk, caruluk, buah atep, dan masih banyak lagi. Buahnya berwarna putih, bertekstur kenyal dan empuk, serta rasanya manis. Menjadikannya idola sebagai campuran dalam aneka hidangan. Harganya pun mahal karena proses pengolahan yang cukup memakan waktu dan tenaga.

Dalam tiap 100 gramnya, terdapat berbagai zat bergizi. Setidaknya mencakup 227 kalori, 0,4 gram protein, 0,2 gram lemak, 6 gram karbohidrat, 1,6 gram serat, 91 mg kalsium, 243 mg fosfor, 0,5 mg, dan 94% air. Akumulasi nutrisi yang gunanya tak perlu diragukan lagi.

Bila saat dibeli berlendir, Anda cukup mencuci dengan air yang mengalir atau air beras. Dan bila mengeluarkan bau kurang enak, tinggal merendamnya dengan air kapur. Dan rasakan khasiatnya.

Sumber energi dan metabolisme

Sudah tepat memposisikannya sebagai menu berbuka. Kolang-kaling mengandung karbohidrat baik yang langsung mengerek energi. Tubuh terbebas dari rasa lemas dan lesu. Amat cocok disandingkan dengan kolak manis yang makin mempercepat pengembalian energi.

Mengonsumsi kolang-kaling juga menghasilkan efek tubuh yang segar. Berkat kandungan lainnya, seperti mineral, potasium, iron, kalsium yang bertugas memperlancar metabolisme. Tidak mengherankan, sesaat setelah menyantap kolang-kaling bukan saja perut jadi kenyang, tapi tubuh juga lebih bertenaga.

Baik untuk tulang

Manfaat kolang-kaling yang terbukti baik bagi tulang merupakan kabar terbaru. Tak lain karena keberadaan fosfor, kalsium, dan galaktomanan yang amat tinggi. Tulang terjaga dari osteoporosis, radang sendi, atau penyakit rawan yang kerap mengintai tulang. Bila dikonsumsi secara rutin dan dalam jangka waktu yang cukup lama, menjadi tabungan sehat bagi tulang yang kuat.

Pencernaan lancar

Kolang-kaling juga memiliki serat yang cukup banyak, sehingga berguna sekali untuk pencernaan. Dengan mengunyah lima sampai 10 biji saja per hari, pencernaan sudah bebas dari sembelit, susah buang air besar, konstipasi, bahkan diare sekalipun. Tidak meninggalkan efek samping jika dikonsumsi dalam porsi yang lebih banyak. Jadi tetap aman bila Anda menghendaki sebagai kudapan ringan.

Menghilangkan gatal-gatal

Beberapa sumber mengungkap kolang-kaling mampu mengatasi rasa gatal. Berbanding terbalik dengan getahnya yang bisa menimbulkan gatal di kulit, namun saat dikonsumsi mengusir gatal dari dalam. Walau demikian, fungsi yang satu ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut secara ilmiah.

Menurunkan berat badan

Khasiat lain dan penting untuk diketahui adalah membantu kita menurunkan berat badan. Cocok bagi Anda yang sedang menjalankan program diet. Karena dampak dari zat gelatin yang membuat cepat kenyang dan mengaburkan nafsu makan. Porsi makanan jadi berkurang dan berat badan bisa turun perlahan-lahan. Bila memasukkannya sebagai menu diet yang utama pun tak masalah. Kolang-kaling tidak menimbulkan efek samping berbahaya, yang membedakan dengan menu diet instan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments