27

Kartu Kredit VS Debit, Kapan Saat Tepat Menggunakan?

Meski sama-sama alat bayar, kartu kredit dan debit memiliki perbedaan yang signifikan. Salah langkah atau asal saja menggunakannya, bisa mengakibatkan keuangan amburadul. Ibarat orang bermain kartu, Anda perlu berstrategi, kapan mengeluarkan kartu debit dari dompet, kapan butuh peran kartu kredit. Agar kondisi finansial Anda tetap aman.

Masing-masing kartu juga memiliki kelebihan dan kelemahan. Jika yang satu sifatnya mengharuskan membayar lunas, yang lain memberikan kemudahan dengan membayar kemudian.

Membayar menggunakan kartu kredit memang awal tak terasa, tapi hati-hati, karena pengeluaran yang tak dirasa, bisa membuat tunggakan menggunung. Namun, kartu debit juga bikin ngenes. Tak bisa hura-hura dalam berbelanja karena harus sesuai nominal di rekening. Kartu kredit menawarkan banyak diskon dan promosi. Sebaliknya, kartu debit membuat hati lebih tenang karena telah lunas.

Dari karakter tiap-tiap kartu, mainkan dengan sempurna. Untuk memenuhi semua kebutuhan Anda, tidak bisa hanya mengandalkan satu kartu. Harus silih berganti agar aman di kemudian hari.

Kebutuhan bulanan

Untuk memenuhi kebutuhan bulanan, keluarkan kartu debit. Biasakan untuk membuat anggaran tiap kebutuhan dari total pemasukan yang Anda terima. Penuhi kebutuhan tersebut dengan menggesek kartu debit, bukan kartu kredit. Mulai dari belanja rumah tangga untuk sebulan, uang sekolah anak, tagihan listrik dan air, dan lainnya.

Bila Anda membiasakan diri menggunakan kartu kredit, kemungkinan biaya memenuhi semua keperluan membengkak sangat mungkin terjadi. Hasilnya, besar pasak daripada tiang. Untuk itu, kartu debit bertugas menahan kontrol belanja atau nafsu keinginan yang kadang tak sesuai dengan realita pemasukan.

Keadaan darurat dan mendesak

Tentu saja kartu kredit ada keunggulannya. Ia mampu menolong di situasi yang darurat dan mendesak. Misalnya saja, siapa sangka di saat tanggal tua mendadak mobil mogok harus dibawa ke bengkel. Orang tua sakit dan Anda harus membantu biaya operasinya. Atau kerusakan pada barang elektronik untuk menunjang pekerjaan yang mesti segera diganti dengan yang baru.

Di saat-saat seperti ini kartu kredit menunjukkan kekuatannya. Tapi ingat, jangan sampai melebihi kapasitas Anda. Sebab sifatnya meminjam, otomatis di lain hari Anda harus mengembalikan.

Belanja online

Khusus untuk belanja online, kasusnya menjadi unik. Sebab termasuk wilayah abu-abu. Kadang membutuhkan kartu kredit, tapi bisa pula memerlukan kartu debit. Bila Anda termasuk yang kecanduan belanja online dan susah mengontrol, baiknya Anda menggunakan kartu debit saja. Tapi bila barang yang diincar misalnya sangat terbatas dan cepat habis, sedang keuangan sudah menipis, tak apa menggunakan kartu kredit. Bak permainan online, gunakan rasio dan perhitungan yang tepat, agar Anda tetap menjadi pemenang.

Promo dan diskon

Kartu kredit sering memberikan promo dan diskon atau cicilan nol persen. Tidak semua promo dan musim diskon perlu diikuti. Karena kadang tidak masuk dalam kebutuhan kita. Namun bila promo tersebut sangat menguntungkan dan produk tersebut Anda butuhkan, sah-sah saja menggunakan kartu kredit.  (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments